Cuci Truk di Badan Jalan, Bikin Gerah.
3 June 2011 Leave a comment
3 Ilir — Maraknya sopir yang memarkir dan mencuci truk di badan Jalan Mangkubumi Kelurahan 3 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) II membaut Lurah 3 Ilir Aipin Rivai SH gerah. Karena, keberadaan truk ini telah mengakibatkan kesemrawutan di kawasan yang dikenal sebagai lokasi pariwisata religi Kawah Tengkurep ini. “Kita telah berulang kali memberikan peringatan kepada seluruh sopir dan pemilik truk, agar tak parkir di jalan serta mencuci mobil di kawasan itu. Namun, mereka tetap membandel,” ujar Aipin, Kemarin.
Tak hanya itu, mereka juga menutup aliran parit (drainase, red) agar dapat mengambil airnya untuk mencuci truk itu. Akibatnya, air tidak bisa mengalir dengan lancar. Akibatnya air menggenang dan mengotori Jalan Mangkubumi. “Sampah plastik dan lumpur parit, menjadi pemandangan sehari-hari di sekitar kawasan pemakaman Kawah Tengkurep itu. Kondisi ini, telah berulang kali terjadi beberapa tahun ini,” tegasnya.
Menurutnya, memang ratusan truk dari perusahaan yang ada disekitar kawasan Boombaru ini, menjadi polemik di kawasan Kelurahan 3 Ilir. Selain, mengakibatkan beberapa kawasan jalan dan drainase menjadi rusak, keberadaan truk ini juga telah merusak keindahan dan kebersihan di kawasan ini. “Mobil truk ini juga telah merusak taman kota yang berada di tengah simpang Jalan Mangkubumi. Tak hanya itu, keramik taman yang rusak tapi juga seluruh tanaman dan tumbuhan yang ditanamm hancur karena digilas truk ini,” ungkapnya.
Sekretaris Camat (Sekcam) Ilir Timur (IT) II, Muflih SSTP MH, menghimbau, agar perusahaan yang memiliki truk, agar mematuhi aturan yang berlaku. Karena, truk dilarang parkir di badan jalan serta melakukan aktivitas mencuci mobil di badan jalan protokol. “Pastinya keberadaan truk ini akan mengganggu lalu lintas kendaraan yang hendak melintas. Apalagi, bila truk ini telah merusak keindahan dan kebersihan. Kita akan tindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (mg26)
Sumatera Ekspres, Jumat, 3 Juni 2011








Komentar: