Udara Palembang Mulai Tercemar.


Akibat Asap Kendaraan Bermotor

MERDEKA Makin pesatnya pertumbuhan kendaraan di Kota Palembang, berdampak negatif pada kondisi udara di Palembang. Berdasarkan hasil pemetaan (mappinng) udara yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palembang, dari 16 titik kawasan Palembang hanya dua lokasi yang udaranya masih bersih.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palembang, Ir Kms Abubakar, di sela-sela kegiatan launching kali bersih, kemarin, Minggu (22/5). Menurutnya, hampir di semua jalan protokol yang menjadi sampling mapping udara ini, udaranya sudah kotor. Diantaranya, Simpang Charitas, Simpang Polda, Simpang Seberang Ulu, dan Simpang Patal Pusri.

“Di titik tersebut kita lakukan pengujian udara. Hasilnya, memang berada di ambang baku mutu lingkungan. Meskipun, tidak parah seperti kota metropolitan lain di Indonesia, tapi ini sudah menjadi warning bagi Palembang,” jelasnya.

Hanya ada tiga lokasi saja, yang udaranya masih bersih. Yakni di Simpang Soekarno-Hatta, Kambang Iwak Besak dan Kambang Iwak Kecik. “Karena di lokasi ini selain kendaraan yang melintas tidak terlalu padat, masih banyak pepohonan juga,” jelasnya.

Menurut Abu, ada beberapa parameter yang menjada standar untuk melihat kondisi udara. Diantaranya, melihat kualitas udara ambient (udara yang keluar) terdiri dari kadar CO (Karbonmonoksida), SO (Sulfur Dioksida), NO (Nitrogen Oksida), PM 10 dan Karbondioksida.

“Nah, kalau di Palembang di beberapa titik, kadar NO nya tinggi sekitar 15 ribu micron/gr. Bahkan, kalau berdasarkan standar internasional itu sudah melebihi ambang batas. Internasional hanya 10 ribu micron/gr. Tapi, kalau dilihat dari standar nasional itu masih rendah. Standar nasional untuk NOx itu sampai 30 ribu micron/gr,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT mengatakan, untuk memberikan udara di Palembang perlu dilakukan beberapa hal. Salah satunya, adalah menggunakan bahan bakar ramah linngkungan seperti bahan bakar gas (BBG). “Pengurangan kendaraan pribadi dan memperbanyakangkutan massal yang tidak hanya nyaman tapi ramah lingkungan juga harus segera diakukan. Kita juga masih targetkan untuk pemakaian bahan bakar gas di mobil dinas. Mudah-mudahan ini bisa segera dilakukan, sehingga udara di Palembang bisa lebih bersih lagi dibandingkan sekarang,” tukasnya (ika)

Palembang Pos — 23 Mei 2011

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s