Yok, ke Monpera.


MENGUTIP kata sang proklamator Ir Soekarno “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya,” mungkin hal itulah yang mendorong minat masyarakat Indonesia umumnya Sumsel khususnya untuk tetap berkunjung ke museum.

Seperti halnya museum Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) di Jl Merdeka, depan Masjid Agung Palembang yang terlihat ramai didatangi pengunjung yang kebanyakan pelajar.

Rika, seorang pengunjung mengaku sengaja datang ke Monpera bersama teman-temannya untuk mengetahui sejarah Palembang.

“Kami sengaja datang untuk mengetahui sejarah. Seneng bae jadi kita lebih tahu sejarah Palembang,” jelas Rika.

Monpera memiliki lima lantai. Banyak menyimpan senjata-senjata dan foto-foto di zaman perang, sangat unik dan menarik.

Rento Wirawijaya
Editor: Vanda Rosetiati
Sriwijaya Post — 29 Maret 2011.

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

2 Responses to Yok, ke Monpera.

  1. Arestullah says:

    Aku ngepek dikit mang yo buat referensi situs2 sejarah Plembang kota yang cindo ni. Mokase sebelomnyo

  2. iyo, samo-samo mang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s