Kerukunan Agama di Sumsel Sudah Harga Mati.


PALEMBANG Berdasarkan hasil sensus terkini, warga Sumsel saat ini berjumlah 1,7 juta jiwa dengan keanekaragaman suku, bahasa, budaya dan agama hingga tetap bersatu dan rukun dalam kebersamaan. Untuk itulah, kerukunan sudah harga mati dan tidak bisa diubah-ubah sedikit pun.

Kepala Kesbangpol-Linmas Sumsel H Ikhwanuddin didampingi Sekretaris Badan Drs Uzirman Irwandi MM mengatakan, kerukunan antar umat beragama di Sumsel sudah terbina sejak lama dan sudah menjadi harga mati. Dengan kondisi yang aman, akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang besar. Misalnya dari sisi investasi dan lain-lain.

“Faktor kondusif inilah, menjadikan Sumsel terpilih sebagai penyelenggaqa SEA Games 2011 dan kegiatan nasional serta internasional lainnya,” katanya.

Untuk itulah, ungkap Ikhwanuddin, kerukunan dalam kontek terbitnya peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata tentang pedoman pelayanan kepada menghayati kepercayaan tetap harus disosialisasikan kepada aparatur Kesbangpol-Linmas yang ada di Sumsel sehingga menimbulkan pemahaman yang sama dalam kontek membicarakan kerukunan.

Husin
Editor: Vanda Rosetiati
Sriwijaya Post — 29 Maret 2011.

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s