AS Lirik Potensi Geothermal Sumsel.
25 March 2011 Leave a comment
PALEMBANG – Amerika Serikat (AS), sepertinya tertarik dengan potensi geothermal yang dimiliki Sumsel, tepatnya yang tersimpan di Desa Rantau Dedak, Muaraenim. Dalam waktu dekat ini, pelaku usaha (investor) asal Negeri Paman Sam akan diajak ke Sumsel dan menjalin kerjasama di bidang pertambangan dan energi.
Wakil Dubes AS untuk Indonesia (Deputi Chief of Mission), Mr Ted Osius saat diterima Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin SH dan diberikan penjelasan mengenai keanekaragaman penududuk dan potensi alam yang ada di Sumsel, Ted Osius kagum dan menyatakan berminat untuk kerjasama dibidang geothermal, batubara dan energi.
Usai pertemuan, Alex Noerdin mengatakan, kunjungan Wakil Dubes AS merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungannya beberapa waktu ke Sumsel. “Mereka terkesan dengan strategi kita menarik perhatian dunia melalui pelaksanaan SEA Games,” katanya.
Dalam pertemuan berdua, ungkap Alex Noerdin, juga membahas beberapa hal termasuk bidang pendidikan, dan ada keinginan serta kesepakatan untuk program pertukaran pelajar Sumsel dengan Amerika Serikat.
Selain itu, juga dipaparkan potensi investasi dan potensi sumber daya alam Sumsel. “Amerika Serikat sangat tertarik dengan program Sumseldi bidang geotermal,” katanya.
“Mereka baru tahu bahwa 40 persen gheotermal dunia itu potensinya ada di Indonesia, dan dari 40 persen itu sebanyak 70 persennya ada di Sumsel, ini membuat mereka terkejut karena banyak yang belum tahu. Jadi, banyak yang akan ditindaklanjuti antara Sumsel dengan pihak Amerika Serikat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Sumsel, Yohanes L Toruan menambahkan, ketertarikan Amerika Serikat dengan program pengelolaan batubara yang sangat bersahabat dengan lingkungan di Sumsel, karena Amerika Serikat memiliki teknologi yang juga bersahabat dengan lingkungan sehingga membuat mereka tertarik ingin berinvestasi di Sumsel.
“Pada saat ini Amerika Serikat merupakan leading teknologi menggunakan jenis tanaman, mereka menawarkan itu di Sumsel, tetapi untuk memastikan kerjasama ini mereka mengundang Gubernur berkunjung ke sana, tapi waktunya masih diatur mengingat waktu gubernur cukup ketat,” jelasnya.
Disinggung mengenai potensi kerjasama bidang geothermal, ia menjelaskan, pihak AS memang menyatakan ketertarikannya bekerjasama di bidang geothermal. “Pokoknya mereka senang, terutama dengan geothermal, mereka mencari kesempatan untuk berinvestasi di geothermal ini,” katanya.
Sriwijaya Post – Jumat, 25 Maret 2011 13:42 WIB









Komentar: