Kepala BKN Sesalkan Perawat Jadi Camat.


PALEMBANG – Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Edy Topo Ashari sangat prihatin dan menyesalkan masih ada saja kepala daerah di tanah air yang menempatkan seorang yang tidak memiliki latar belakang di bidang pemerintahan menjadi pejabat pemerintah.

“Saya kira bukan disini saja guru atau perawat jadi camat atau sebaliknya, hampir masih kita temukan di lapangan kasus seperti ini terjadi. Untuk itu kita ke depan akan memperbaiki sistemnya, sehingga hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi,” ungkap Edy seusai bertemu Gubernur Sumsel H Alex Noerdin kemarin dalam rangka penerapan computer Assistred test di Kantor Pemprov Sumsel.

Nanti, lanjut dia, jika memang ada aturannya bisa saja ditindak, namun pihaknya menyerahkan semua masalah seperti ini ke bagian pembinaan kepegawaian. “Bagian itulah nanti melakukan pemeriksaan dan bisa memutuskan apakah bisa dilakukan penindakan yang jelas kita sangat menyayangkannya,” katanya.

Terpenting, sambung dia, saat ini pihaknya sedang membuat sistem komputerisasi online terkait masalah kepegawaian, mulai dari pelayanan pegawai naik pangkat, mutasi sampai penerimaan CPNS baru nanti dan lainnya. “Kita harapkan di wilayah bagian barat ini, Provinsi Sumsel akan menjadi daerah percontohan penerapan sistem komputerisasi online ini,” tandasnya.

Husin
Editor: Vanda Rosetiati
Sriwijaya Post — 10 Maret 2011.

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s