Muharram Expo Sambut Tahun Baru Hijriah.
6 December 2010 Leave a comment

Tim nasyid nasional Senandung Hikmah turut memeriahkan Muharram Expo 1432 H yang digelar UKM Karisma Polsri, Sabtu (4/12)-Senin (6/12).
MENGONGSONG tahun baru Hijriah 1432 yang jatuh pada 7 Desember 2010 ini, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Karisma Politeknik Sriwijaya (Polsri) menggelar Muharram Expo di Lapangan Parkir Mahasiswa Polsri. Acara ini berlangsung selama tiga hari, Sabtu (4/12) – Senin (6/12) dengan beberapa kegiatan. Antara lain bakti sosial (donor darah dan penggalangan dana kemanusia), perlombaan (mading, puisi, azdan dll), serta festival nasyid se-Sumbagsel,
Dalam pelaksanaan Muharram Expo melibatkan banyak mahasiswa Polsri dan umum baik sebagai panitia, perserta mau pun penonton. Bahkan selama kegiatan berlangsung, lokasi acara ramai dikunjungi warga mengingat banyak perlombaan yang digelar ditambah sejumlah stan bazaar yang juga menjadi daya tarik.
Ketua Seksi Muharram Expo, Ghazi Pirastian menjelaskan, kegiatan ini merupakan kali ketiga dilaksanakan selama tiga tahun belakangan. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan hakikat indentitas muslim dalam memaknai pergantian tahun. Sebab realita yang ada kebanyakan masyarakat cenderung lebih respek terhadap pergantian tahun Masehi yang sebetulnya bukan budaya muslim.
“Pergantian tahun itu momen instropeksi bagi kita semua, dan acara ini digelar untuk memaknai hakikat budaya kita,” kata Ghazi.
Terlepas dari misi dan tujuannya, kegiatan tersebut sejauh ini sangat bermanfaat bagi semua kalangan yang terlibat di dalamnya. Selain mengikuti kegiatan dengan ragam pengetahuan yang didapat, pihak panitia juga menggalang dana dalam bakti sosial yang sudah dimulai sejak awal November lalu. Dalam rangkaian kegiatan mereka memungut sumbangan suka rela untuk membantu korban bencana alam di Indonesi dan Palestina. Alhasil, Rp 39.930.00 sudah terkumpul dan disumbangkan langsung kepada korban merapi dan mentawai.
“Saat ini kita kembali akan menggalang dana, tapi hasilnya kita perbantukan untuk saudara kita yang membutuhkan di Palestina,” ujarnya.
Eko Adiasaputro
Sriwijaya Post – 6 Desember 2010.








Komentar: