Warga Lampung-Sumsel Siap Berdamai.
27 November 2010 1 Comment
Ratusan warga Desa Wira Bangun, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, mengungsi di MTs Darul Falah AL-Amin, Jumat (26/11/2010). Mereka enggan kembali ke rumah masing-masing karena takut adanya serangan dari kampung tetangganya di Pematang Panggang, Sumatera Selatan. KOMPAS/YULVIANUS HARJONO
MESUJI – Tokoh pemerintah dari kedua desa yang bertikai dalam bentrokan warga Kabupaten Mesuji, Lampung, siap memfasilitasi perdamaian. Islah ini melibatkan warga dari kedua provinsi, yaitu Lampun dan Sumatera Selatan.
Rencana perdamaian ini menyusul terjadinya bentrokan berdarah di Wirabangun yang menewaskan empat warga, Kamis (25/11). Tiga warga yang tewas dari Wira Bangun, Lampung, sementara satu lainnya dari Pematang Panggang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel.
Bersamaan dengan kunjungan Kepala Kepolisian Daerah Lampung Brigjen Pol Sulistyo Ishak, Jumat (26/11), aparat Desa Pematang Panggang, OKI, dan Camat terkait, juga hadir. “Mereka kami hadirkan sengaja untuk memulai pembicaraan (damai),” ujar Sulistyo.
Dalam sebuah pertemuan di Wira Bangun, Sulistyo dan jajarannya terlihat pembicaraan serius dengan para aparat dan perwakilan warga dari kedua desa. Menurut dia, langkah persuasif lewat penyuluhan dan ajakan berdamai harus sering dilakukan. “Supaya ke depan, tidak lagi ada cekcok dan pertikaian berdarah. Jika ada masalah, seleseikan lewat cara-cara internal. Jangan saling emosi,” kata Kapolda.
Kompas.com
Yulvianus Harjono | I Made Asdhiana | Jumat, 26 November 2010 | 20:46 WIB








info menarik, terima kasih telah berbagi..