Ratusan Warga Datangi Polda Sumsel.



Seorang dari ratusan warga Desa Mangpang pinggiran Sungai Panampin Bayunglincir, Muba pingsan saat demo ke Polda Sumsel, Senin (16/8). Masa menuntut agar Polda Sumsel membebaskan rekan mereka yang ditahan dengan dugaan merambah hutan.

PALEMBANG Ratusan warga Desa Mangpang pinggiran Sungai Penampin, Kecamatan Bayunglencir, Musi Banyuasin mendatangi gedung Polda Sumsel di Jalan Sudirman Palembang, Senin (16/8). Sebelumnya warga yang menumpang truk tersebut berkumpul di Jalan Basuki Rahmat depan Kantor Sripo. Setelah ditanyai petugas dari Polda maksud dan tujuan mereka dibawa masuk dan dikumpulkan di depan masjid Polda Sumsel.

Mereka menuntut dibebaskannya rekan mereka yang ditahan sebanyak 29 orang yang dituduh merambah hutan di kawasan Desa Mangsang Muba. Sebagian warga ikut aksi terutama istri para tersangka yang ditahan. Mereka ada yang histeris, menangis hingga jatuh pingsan.

Siswanto (29), salah satu mewakili warga mengatakan, sekitar lima bulan lalu ketika 180 KK warga Lampung Utara dan Lampung Tengah tertarik ikut membuka lahan yang dikoordinir tim yang beranggot Jenal, Yulianto, Wagimin dan Sofyan. Warga yang tertarik dan ikut serta diberikan lahan sebesar 2,25 hektare dihargai Rp 4 juta.

Menurut Siswanto mereka diberi kebebasan bercocok tanam dan berkebun. “Setelah mendirikan pondok dan berkebun, mereka digrebek petugas dari Polda atas laporan bahwa mereka merusak dan merambah kawasan hutan yang dilindungi,” kata Siswanto.

Petugas Polda berhasil mengamankan 34 warga dan setelah diperiksa di pulangkan lima orang karena tidak terbukti.

Kawasan yang dipersoalkan berbatasan dengan perkebunan PT Lonsum yang menanam sawit, PT BPUJ yang menanam akasia serta PT Pinang Mas dan PT Gudang Garam yang juga menanam sawit. Hingga berita ini diturunkan ratusan warga tersebut tetap menuntut agar warganya di bebaskan, juga meminta jaminan hidup karena mereka tidak lagi punya tempat tinggal.

Zaini
Sriwijaya Post — 16 Agustus 2010.


ANGGOTA Polwan Polda Sumsel, AKP Farida membantu Surni (39) satu dari ratusan warga Desa Mangpang pinggiran Sungai Penampin Bayunglencir yang melakukan aksi protes mendatangi gedung Polda Sumsel di Jalan Jendral Sudirman Palembang, Senin (16/8). Tiga warga yang pingsan langsung ditangani tim medis Polda dengan memberi obat serta dibelikan ratusan nasi bungkus. Tak pelak lagi nasi bungkus disantap dengan lahap oleh anak-anak dan wanita yang sebelumnya mengaku makan seadanya ketika menempuh perjalanan sejak pukul 04.00 pagi menumpang truk ke Palembang.

Zaini
\Sriwijaya Post — 16 Agustus 2010.

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s