Deru Bagikan Alat Tulis kepada 600 Siswa tak Mampu.
11 July 2010 2 Comments
PALEMBANG – H Herman Deru dan Leanpuri Centre bekerjasama dengan Komunitas Mahasiswa Indonesia Bersatu (KMIB), menggelar kegiatan sosial dan membagikan alat-alat tulis kepada 600 siswa kurang mampu dan paket makan kepada kelompok lanjut usia di Komplek Perumahan Cambai Agung RT 25 RW 10, Kelurahan Pahlawan, Sabtu (10/7).
Acara ini dihadiri langsung oleh ratusan anak-anak usia 7 – 12 tahun dan para lanjut usia. Sementara itu Herman Deru datang bersama putrinya Percha Leanpuri yang juga ketua Leanpuri Centre.
Menurut Herman Deru, pembagian ini bukan karena ia merasa mampu, tetapi sebagai bentuk kepedulian untuk membantu dan meringankan beban sesama. “Sebab tolong menolong itu sangat perlu. Selain itu merupakan program dan realisasi dari Leanpuri Centre. Dengan bantuan itu setidaknya para siswa dan orang tua akan terbantu,” jelasnya.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana Sanusi menjelaskan, KMIB menjalani kerjasama dengan Leanpuri Centre untuk melaksanakan acara ini karena memiliki satu misi yakni kepedulian terhadap anak kurang mampu dan para lanjut usia.
“Tentunya program ini akan rutin kita lakukan setiap bulan. Selain itu KMIB dan Leanpuri Centre akan membantu warga sekitar untuk meningkatkan kreativitas dengan membantu modal untuk usaha,” jelas Sanusi.
Program ini, lanjut Sanusi, akan dilakukan dengan mendirikan kelompok usaha, dimana setiap kelompok nanti akan mendapatkan bantuan Rp 1 juta per bulan. “Tentunya akan segera kita realisasikan,” ujarnya.
Acara ini juga diisi dengan kuis yang dibawakan Percha Leanpuri yang mengajukan beberapa pertanyaan, pembagian hadia berupa boneka kepada anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar. Pihak penyelenggara juga mendatangkan Cek Daus sebagai pembawa acara. Menurut Cek Daus yang memang jago ngocol, acaranya memang digelar di tempat mewah di komplek Cambai, tetapi yang menerima hadiahnya penduduk yang tinggal di belakangnya.
“Jangan kira acara di komplek perumahan mewah seperti di Cambai ini sudah kaya semua, sebab yang tinggal di belakang komplek banyak masyarakat yang tidak mampu,” jelas Cek Daus.
Hendra Kusuma
Sriwijaya Post — 10 Juli 2010.








makasih banyak infonya…salam hangat///
program yang menarik dan sangat bermanfaat, salam