Ratusan Guru Unjuk Rasa ke DPRD Sumsel


PALEMBANG – Ratusan guru yang tergabung di PGRI Kota Palembang unjuk rasa ke DPRD Sumsel, Rabu (12/5) pagi. Mereka menolak penghapusan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK).

Ketua PGRI Kota Palembang, Ahmad Zulinto SPd MM, mengatakan, penghapusan Ditjen PMPTK melalui Perpres 24 tahun 2010 mengancam pelaksanaan sertifikasi guru dan tersendatnya pembayaran tunjangan profesi. Pengelolaan guru kembali terkotak-kotak pada tingkat pendidikan SD, SLTP, SLTA, dan dosen.

PGRI menolak penghapusan Ditjen PMPTK karena merasa unit utama itu bermanfaat untuk pembenahan manajemen guru dan tenaga kependidikan lainnya. Sementara kendala di sektor jumlah, mutu, penyebaran, kesejahteraan, perlindungan hukum, dan perlindungan profesi guru masih kerap muncul.

“Perpres ini strategi memarjinalkan guru secara sistematis. PGRI minta DPRD Sumsel dapat mendukung, berupa rekomendasi pada Kementerian Pendidikan Nasional agar Ditjen PMPTK tetap dipertahankan,” kata Zulinto.

Menurut dia, kalau pun terlanjur dan Perpres itu tidak bisa dicabut lagi, pemerintah sebaiknya mengubah saja nama Ditjen PMPTK. PGRI mengusulkan diganti jadi Ditjen Peningkatan Mutu Guru dan Tenaga Kependidikan (PMGTK).

Aang Hamdani
Sriwijaya Post — 12 Mei 2010.

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s