Laskar Wong Kito Dievakuasi.
11 May 2010 Leave a comment
PALEMBANG, SRIPO – Mungkin inilah yang pertama kali terjadi dalam sejarah Sriwijaya FC bahkan klub sepakbola profesional se Indonesia. Para pemain terpaksa dievakuasi oleh aparat keamanan karena didemo suporternya sendiri. Aparat terpaksa mengevakuasi laskar wong kito karena ratusan suporter melakukan unjukrasa dan hampir saja menghalangi para pemain yang hendak naik bus seusai bertanding.
Demonstrasi para suporter ini adalah buntut pengeroyokan dan pemukulan terhadap tiga suporter Sriwijaya Mania Sumsel, Sabtu (8/5) lalu, yang mengakibatkan mereka terpaksa dirawat di RSK Charitas. Saat ini empat pemain SFC yakni Charis Yulianto, Isnan Ali, Christian Worabay dan Ambrizal yang diduga mengeroyok dan memukul suporter sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Poltabes Palembang.
Kelompok suporter menggelar aksi demo dan mogok memberikan dukungan pada Sriwijaya FC yang bertanding melawan Persisam di Stadion Gelora Jakabaring, Senin (10/5) sore. Stadion yang biasanya ramai mendadak sepi. Nyaris tidak ada penonton di tribun timur, selatan, dan utara tempat suporter menyuarakan dukungannya dengan nyanyian dan tabuhan drum. Hanya di tribun barat yang lumayan banyak penonton. Kelompok suporter memilih berada di luar stadion. Mereka tetap menyanyi dan menabuh drum, tapi bukan mendukung SFC, melainkan menghujat Charis Yulianto, Ambrizal, Isnan Ali, dan Christian Worabay.
Kelompok suporter SMS membawa spanduk dan banner bergambar empat pemain itu, juga gambar Yopi (24), korban penganiayaan yang masih dirawat di RS Charitas. Mereka baru masuk ke tribun timur stadion menjelang akhir pertandingan, diikuti kelompok suporter Simanis. Sementara kelompok suporter Singa Mania di tribun utara. Qusoy, Presiden Simanis, mengatakan, aksi tersebut wujud kekecewaan suporter terhadap empat pemain SFC. Mereka masih mempertimbangaksi tersebut dihentikan atau dilanjutkan pada pertandingan SFC berikutnya. “Kita lihat nanti, mungkin ada pembicaraan dengan manajemen,” katanya.
Isu putra daerah di tim Sriwijaya FC kembali mencuat. Kelompok suporter memberikan dukungan pada Amirul Mukminin, pemain asal Sumsel, yang tidak pernah dimainkan ada pertandingan SFC. Kelompok suporter bergembira kala Arif Suyono mencetak gol penyama kedudukan. Itu luapan kegembiraan yang terjadi secara spontan, sejenak lupa kalau sedang demo.
Selengkapnya….








Komentar: