Walikota Rela Berdiri di Trans Musi.
7 May 2010 Leave a comment
PALEMBANG – Walikota Palembang Ir Eddy Santana Putra, saat infeksi mendadak (sidak) angkutan Trans Musi, Jumat (7/5) sekitar pukul 11.30 rela berdesakan dan berdiri di dalam mobil Trans Musi jurusan PIM Perumnas Sako.
Orang nomor satu di Kota Palembang sekitar pukul 11.20 dengan mengenakan baju koko warna hijau muda terlihat duduk bersama sejumlah penumpang di halte Trans depan IGM depan Polda, Jalan Jendral Sudirman KM 4 Palembang.
Sambil duduk Walikota pun minta tanggapan warga tentang hadirnya Trans Musi. Salah seorang dengan spontan langsung memberi komentar. “Wah enak, Pak. Kalau pacak mobilnyo ditambah lagi,” ujar warga tersebut.
Walikota pun langsung menanggapi. “Insya Allah beberapa armada Trans Musi akan ditambah dalam waktu dekat ini,” jawab Walikota.
Saat berbincang itu sekitar pukul 11.30 datang mobil Trans Musi jurusan PIM – Perumnas, Walikota pun ikut berdesak-desakan dengan penumpang naik Trans Musi Jurusan Perumnas Sako.
Di dalam Trans Musi, Walikota pun berdiri bersama penumpang lainnya. Meski ada penumpang mempersilakan Walikota duduk, namun ia menolak dengan alasan dia sama dengan penumpang lainnya, sama-sama baru naik. Sambil berdiri Walikota pun mengeluarkan uang Rp 5.000 untuk membayar karcir kepada kondektur.
Pramugara Trans Musi sambil ragu-ragu menerima uang tersebut sambil memberikan karcis sekalian kembalian uang Rp 2.000, sambil berdiri Walikota pun bercerita dengan warga. Saat tiba di halte Rimba Kemuning, Walikota baru dapat duduk karena beberapa orang penumpang turun.
Zainal Piliang
Sriwijaya Post — 7 Mei 2010.








Komentar: