2010, Prioritas BRT dan Trans Studio.
17 November 2009 Leave a comment
PALEMBANG – Pemerintah kota ini merencang beberapa rencana strategis tahun 2010. Selain melanjutkan proyek pembangunan yang sudah berjalan, ke depan dua proyek baru menjadi prioritas. Yakni, Bus Rapid Transport (BRT) Trans Musi dan pembangunan Trans Studio berupa pusat rekreasi dan hiburan keluarga seperti Taman Impian Jaya Ancol Jakarta.
Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Ir H Solahudin MM mengatakan, persiapan BRT Trans Musi dan pengerjaan sarana-prasarana berupa halte, saat ini sudah berjalan. “Target operasional Desember 2009,” ujarnya.
Saat ini 10 bus dari APBD Kota sudah siap. Tinggal menunggu 20 bus bantuan APBN. Begitu juga pengerjaan halte untuk 2 koridor yaitu Alang-Alang Lebar (AAL)–Ampera, dan Sako–Palembang Indah Mall (PIM).
Proyek baru kedua tahun 2010, kata Solahudin, berupa pembangunan pusat rekreasi Trans Studio. “Baru wacana, yang terlontar dari Pak Wali Kota. Lokasinya kita belum tahu. Yang mencari dan mengkaji kelayakan lahan nanti bagian Agraria. Ini juga mendukung program wali kota-wakil wali kota untuk mewujudkan kota internasional, sejahtera, dan berbudaya.”
Ia menambahkan, jika total lahan yang dibutuhkan mencapai 2,5 hektare, tentu yang cocok adalah daera Pulokerto Gandus atau Pulau Kemaro. Persoalannya, jika mengambil lokasi itu, diperlukan alat transportasi air, untuk lintas pulau.
Kabag Keagrariaan dan Batas Wilayah Setda Kota Palembang, H Syafawi SH MHum mengakui memang ada rencana pembangunan Trans Studio. Hanya, sejauh ini baru koordinasi untuk pencarian lahan.
Sementara itu, A Hadiansyah Lubis, marketing PR Dept Head Sales & Marketing Division PT Televisi Transformasi Indonesia saat berkunjung ke Graha Pena memaparkan bahwa proyek Trans Studio Theme Park merupakan kawasan yang akan menampilkan gemerlap dunia layar lebar dan TV. Mirip tampilan ala Hollywood era tahun 60-an.
Dikatakan, berbagai wahana bakal dibangun. Antara lain, Trans City Theater, Studo Tour, Hollywood Bumper Car, Bioskop 4D, Ballon House, Ayun Ombak, dan sebagainya. Lengkap dengan restoran, sarana dan prasarana lainnya.
“Kita invest di sini, karena Palembang masuk dalam rating 10 besar yang menjadi prioritas lokasi Trans Studio,” ungkapnya didampingi Ichwan Murni, Arviane DB, dan Nina Anastasia. Lanjutnya, investasi yang akan digelontorkan senilai Rp 2 triliun. Ia memprediksi, sebanyak 1.000 tenaga kerja bakal diserap.
Dibagian lain, pembangunan fisik Kota Palembang sepanjang Januari-September sudah mencapai 51,48 persen dengan penyerapan anggaran 42,85 persen atau senilai Rp 82, 198 miliar dari total anggaran Belanja Modal (fisik) Rp 250,954 miliar. Pendek kata, anggaran yang tersisa Rp 168,756 miliar. (mg29)
Sumatera Ekspres, Selasa, 17 November 2009.








Komentar: