2010, Kebutuhan Guru 17.411 Orang.
16 November 2009 2 Comments
PALEMBANG – Proyeksi kebutuhan guru mulai dari SD hingga SMA sederajat di Provinsi Sumatera Selatan tahun depan masih cukup banyak. Berdasarkan kajian Departemen Pendidikan Nasional, jika ditotal untuk semua mata pelajaran, kebutuhan tenaga pendidik mencapai 17.411 orang. “Kalau melihat kebutuhan tahun ini, maka 2010 guru dan medis masih banyak diperlukan. Lebih dari 50 persen dari total pegawai negeri yang akan diterima nanti,” ujar Asisten IV Provinsi Sumsel Bidang Administrasi dan Umum sekaligus Plt Kepala BKD, Yusri Effendi Ibrahim.
Hanya, kata Yusri, berapa jatah untuk Sumsel tergantung pada kebijakan pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Provinsi sifatnya hanya mengajukan. Itupun setelah melalui evaluasi dan pengecekan berapa kekurangan guru yang harus dipenuhi. “Dari yang kita ajukan, tidak akan semuanya disetujui. Pusat biasanya mengeluarkan berapa banyak jumlah yang akan diangkat untuk tahun depan.”
Pastinya, jumlah yang disetujui akan dibagi berdasarkan kebutuhan masing-masing jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA sederajat. Data Disdik Sumsel awal tahun ini menyebutkan, total guru di Sumsel mulai dari TK hingga SMA sederajat 119.373 orang. Jumlah guru taman kanak-kanak (TK) sebanyak 43.335 orang, SD 55.150, SMP 19.917, SMA 11.110, dan SMK 3861 guru. Mereka mengajar di 8.019 sekolah dengan jumlah murid sekitar 1,6 juta orang.
Terpisah, Kabid Mapenda Kanwil Depag Sumsel, HM Ridwan MM mengatakan, berapa kekurangan tenaga pendidik di lingkungan Kanwil Depag Sumsel belum bisa dipastikan. Namun, sejauh ini kekurangan yang ada coba ditutupi dengan menerima guru honor. “Soalnya, pengangkatan guru PNS diatur olei pusat melalui BKN,” ucapnya.
Diakuinya, untuk sekolah mulai dari MIN hingga MAN dilingkungan Kanwil Depag Sumsel, masih kurang tenaga guru. Utamanya di daerah-daerah terpencil. Terkadang, guru yang ditempatkan di sana tidak sebanding dengan jumlah murid yang ada. Untuk itulah, Kakanwil Depag tidak akan mengabulkan izin pindah guru daerah terpencil sebelum daerah itu ada penggantinya.
Untuk tahun ini, komposisi guru yang diterima melalui jalur tes CPNS sekitar 70 persen dari seluruh formasi yang diberikan kepada Sumsel. Sebenarnya, kata Ridwan, total yang diangkat menjadi CPNS tahun ini sekitar 500 orang. Namun, hanya 82 formasi yang diterima melalui tes. “Sisanya merupakan tenaga honor yang sudah mengabdi lima tahun lebih. Mana yang dinilai sudah layak, kita usulkan berkasnya ke pusat untuk diangkat menjadi PNS. Termasuk tenaga guru,” tuturnya.
Pengangkatan guru tiap tahunnya diupayakan minimal untuk menutupi para guru yang pensiun. Untuk se-Indonesia, jumlah guru yang masuk masa pensiun sekitar 300 ribu orang. Lalu, berapa kebutuhan Guru di Sumsel tahun depan? Menurut data resmi yang disampaikan Direktur Profesi Pendidikan Dirjen PMPTK Departemen Pendidikan Nasional, Ahmad Dasuki, tahun depan Sumsel membutuhkan tambahan 17.411 orang guru.
Untuk guru agama 1.032 orang, olahraga 1.309 orang, guru kelas 7.440 orang, guru PKn 1.169 orang, bahasa Indonesia 215 orang, bahasa Inggris 390 orang, matematika 169 orang, IPA 83 orang, IPS 76 orang, seni budaya 448 orang, teknik komputer (TK) 694 orang, mulok 3.268 orang, bimbingan konseling (BK) 1.385 orang, fisika 40 orang, biologi 21 orang, geografi 57 orang, bahasa asing 11 orang, keterampilan 242 orang dan kewirausahaan 42 orang. (46)
Sumatera Ekspres, Senin, 16 November 2009.








Kalau memang tahun 2010 ini memang ada pengangkatan dari Honorer GTT pula, ini sangat bagus. dan lebih bagus lagi jika tidak hanya dari Guru Honorer Madrasah Negeri tetapi juga dari Madrasah Swasta, agar tidak kelihatan diskriminatif.
Berapa banyak jumlah guru BK untuk Depag mulai dari tingkat MI sampai MAN sampai tahun 2010