YOS SUDARSO – Akibat tanaman yang banyak mati, puluhan pot kembang yang ada di sepanjang Jl Yos Sudarso hingga ke Jl RE Martadinata tampak tidak terurus dan terbangkalai. Selain itu, keberadaan pot bunga ini sendiri dijadikan tempat sebagian pedagang untuk membuang sampah.
“Memang ada beberapa pot kembang yang berada di Jl RE Martadinata tidak terpakai karena banyak kembang yang ditanam dalam pot tersebut layu dan sebagian lagi sudah mati,” ujar Agustian Khatmir, lurah 2 Ilir, saat ditemui usai penertiban pedagang yang ada di Pasar Lemabang kemarin.
Karena itu, agar pot tersebut tidak terbangkalai begitu saja pihak kelurahan akan kembali melakukan penanaman. “Penanaman pohon ini sendiri akan dilakukan bekerja sama dengan pemilik usaha di sekitar pohon tersebut berada,” tukasnya.
Terlebih lagi, bila semua pihak ikut ambil bagian dalam melakukan penanaman pohon dan merawat pohon yang ada, maka ke depan tidak ada lagi pot kembang yang tidak terurus dan terkesan terbangkalai. “Kalau cuma ditanam tanpa diurus, ini akan sia-sia, jadi selain melakukan penanaman, kita juga meminta mereka untuk merawat tanaman yang masih ada saat ini,” jelasnya.
Sementara itu, Aipin Rivai, lurah 3 Ilir menjelaskan pot-pot tersebut sudah lama tidak ditanami pohon ataupun kembang. Kalaupun ada, sebagian pohon dan kembang yang ditanam tersebut kondisinya sudah mati. “Ini sangat disayangkan, seharusnya pohon tersebut sebagai penyejuk pandangan, keberadaan pohon dan tanaman tersebut juga dapat menjadi solusi dalam mengurangi dampak daripada pemanasan global yang terjadi saat ini,” tukasnya. (mg23)
Sumatera Ekspres, Kamis, 5 November 2009.













