Gudang BB Brimob Meledak.

Dikira Gempa Bumi, Warga Sekitar Panik

http://lemabang.files.wordpress.com/2009/10/1001.jpg
Foto : Kris Samiaji/Sumeks

PALEMBANG Ledakan keras meluluhlantakkan gudang tempat penyimpanan barang bukti (BB) di Markas Komando (Mako) Satuan Brimob Polda Sumsel, Jl Srijaya Negara, Kecamatan IB I, Palembang, Kamis (15/10) sekitar pukul 05.00 WIB. Atap gedung yang terbuat dari seng robek menganga, sebagian dindingnya juga jebol, akibat dari geranat yang meledak.

Namun pihak Brimob, kemarin, belum bersedia menjelaskan kejadian yang berlangsung di markasnya tersebut. Bahkan wartawan dan warga yang penasaran dengan bunyi ledakan itu, dilarang mendekat dan masuk ke areal Mako Satuan Brimob Polda Sumsel tersebut. Tapi dari kejauhan terlihat gedung yang meledak itu sekelilingnya sudah dipasang police line. Atap gedung tampak robek, dinding sisi kanannya jebol dan terlihat hangus di dalamnya.

Suara dentuman ledakan yang cukup dahsyat itu, terdengar tiga kali, oleh warga Jl Setiawan, RT 35, RW 11, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan IB I yang letaknya sekitar 100 meter dari gudang yang meledak tersebut. “Aku lagi tidur, terus langsung terbangun waktu dengar bunyi ledakan itu. Aku juga langsung keluar rumah dan para tetangga banyak juga yang keluar. Karena kami kira itu gempa. Kaca rumah tetangga sebelah kami sampai pecah,” ujar Dedek (24), warga Jl Setiawan.

Sementara ibunya Dedek, mengaku bunyi yang pertama dan kedua seperti suara tembakan. Mereka pikir biasa, karena anggota Brimob sering latihan menembak. “Namun, waktu ledakan yang ketiga terdengar bunyi yang kuat. Aku sempat ngeri dan langsung keluar rumah,” tambah ibunya Dedek. Sementara Opick (28), warga Jl Darmapala, mengaku saat itu sedang berjalan menuju Jl Hulubalang. Lalu subuh itu dia mendengar suara ledakan dan melihat ada percikan kembang api di udara dari markas Brimob tersebut.

Di bagian lain, pagi itu juga sekitar pukul 07.30 WIB, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sisno Adiwinoto beserta pejabat utama Polda Sumsel, sempat meninjau gudang yang meledak tersebut. Namun tak ada statement resmi yang diperoleh. “Untuk lebih jelas silakan temui Kabid Humas Polda Sumsel, karena beliau yang berkompeten memberikan keterangan. Kapolda sendiri telah meninjau gedung yang terbakar itu,” kilah Wakasat Brimob Polda Sumsel Kompol Made, ditemui di sela-sela acara sertijab Danlanud Palembang.

Siangnya, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Abdul Gofur, baru memberikan keterangan terkait meledaknya salah satu gudang di Mako Brimob Polda Sumsel tersebut. “Gudang terbakar sekitar pukul 04.45 WIB, kebakaran karena adanya korsleting listrik lalu menyambar barang di dalamnya, termasuk satu granat jenis nanas yang berada di dalam gudang itu,” aku Gofur.

Namun, dua kendaraan taktis yang berada di depan gedung tersebut, berhasil diselamatkan. Ditegaskannya, gudang yang terbakar merupakan tempat penyimpanan barang bukti hasil temuan. Sehingga ketika terbakar suhu udara meningkat drastis dan menyebabkan meledaknya sebuah granat. “Sekarang tim labforensik telah melakukan penyelidikan di lapangan bekerja sama penyidik Dit Reskrim,” katanya seraya mengatakan dua petugas piket sedang diperiksa.

Terpisah, Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Hari Harnowo, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya petugas piket Brimob saat kejadian kebakaran, yang diperiksa. “Kita sudah periksa petugas piket yang ada dan dimintai keterangannya, namun belum diperiksa secara intensif. Tapi pemeriksaan pasti dilakukan,” tegasnya. (mg19/mg37)

Sumatera Ekspres, Jumat, 16 Oktober 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

  • Arsip

  • Meta

  • Komentar Spam.

  • RSS LEMABANG 2009.

  • RSS IWAN LEMABANG 2008.

  • RSS IWAN LEMABANG 2008-2009.

  • RSS IWAN LEMABANG 2009.

  • SocialVibe


  • http://lemabang.files.wordpress.com/2009/07/4mb0d8i.png
    http://lemabang.files.wordpress.com/2009/07/logo40.png