3 Truk Makanan Dilepas.


Bantu Korban Gempa

BANYUASIN Untuk meringatkan korban gempa, pukul 08.20 WIB Wakil Bupati Drs H A Rachman Hasan dan Kapolres Banyuasin AKBP Susilo Rahayu Irianto melepas tiga truk plus 1 mobil pick up berisi makanan, obat-obatan dan lainnya.

Bantuan dilepas di halaman Pemkab Banyuasin dikawal petugas Satlantas Polres Banyuasin. Rencananya bantuan akan diserahkan di posko utama penanganan gempa di Padang. “Gempa di Padang merupakan gempa terbesar yang pernah ada, karena itu bantuan yang diberikan lebih besar dari bantuan yang diberikan sebelumnya. Total bantuan yang kita berangkatkan Rp300 juta,” kata Rachman.

Diakui Rachman, kebutuhan yang sangat mendesak dari para korban gempa adalah pangan dan sandang selain obat-obatan. “Karenanya bantuan yang diberikan difokuskan pada ketiga jenis tersebut,” ujarnya. Kadis Sosial Drs M Iskandar DM MM menambahkan, selain bahan makanan dan obat-obatan, Pemkab Banyuasin juga memberikan bantuan uang tunai Rp25 juta. Selain memberikan pengamanan, Polres Banyuasin juga memberikan bantuan berupa air mineral, mi instant, gula, minyak goreng, genset, tenda dan sejumlah obat-obatan. “Ini sumbangan Polres Banyuasin,” ujar AKBP Susilo. (32)

Sehari Terkumpul Rp16 Juta.

Berlomba Bantu Gempa

PRABUMULIH Teriknya sinar matahari tak menyurutkan relawan mengumpulkan dana bagi korban gempa di Padang. Dengan menenteng kardus bertuliskan berbagai kata seperti “Buktikan Solidaritasmu” dan “Jangan Biarkan Saudara Kita Menangis” mereka mencoba mengetuk pintu hati warga.

Relawan ini menggalang dana di simpang Jl Nasional. “Kita wajib membantu saudara kita yang tengah diterpa musibah. Kita adalah satu, saudara se-Tanah Air,” ujar Ketua Aksi Peduli Bersama, Boy MM melalui anggotanya, Desti Fajarini, kemarin.

Aksi solidaritas ini spontan dilaksanakan untuk meringankan beban korban gempa. Sejumlah organisasi ambil bagian di antaranya, Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Forum Bersama Irma (FBI), dan Keluarga Mahasiswa Prabumulih (KMP).

“Sejak pertama kali digelar, Kamis (1/10) sore hingga Jumat (2/10) siang pukul 11.00 WIB terkumpul Rp16 juta,” ujarnya. Tak hanya uang, mereka juga, mengumpulkan bantuan berupa pakaian dan beberapa kardus mi instan. “Bila sudah terkumpul dana ini akan diserahkan ke korban gempa melalui pemerintah setempat tanpa dikurangi sepeser pun,” tegasnya. (mg13)

Jadwal Keberangkatan Tim Molor.

SEKAYU Tim Pemkab Muba dalam misi kemanusiaan membantu masyarakat yang terkena gempa di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terkesan tak terkoodinir. Ini terlihat dari rencana keberangkatan yang semula dijadwalkan 10.00 WIB kemarin, molor dan baru berangkat pukul 15.00 WIB. Tak ada seremonial dalam keberangkatan tim ini.

Bupati Muba H Pahri Azhari sendiri sedang berada di Jakarta. Tak adanya seremonial ini, tak diketahui jumlah bantuan yang diberikan dan dalam bentuk apa saja. Bantuan ini sudah dikemas pada 2 kendaraan truk.

Begitu juga personel tim dokter maupun medisnya juga tidak diketahui secara pasti. Hanya saja untuk tim Tagana yang diterjunkan berjumlah 10 orang, dua di antaranya Desi dan Lisa. “Ini merupakan pengalaman pertama kami dalam melaksanakan misi bencana alam, tapi kami berdua dan rekan senior bisa melaksanakan tugas misi kemanusian ini dengan baik,” ujar Lisa didampingi Desi. (41)

Sumatera Ekspres, Sabtu, 3 Oktober 2009.

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s