700 Warga Hilang Tempat Tinggal.
2 October 2009 Leave a comment
PALEMBANG – Musibah kebakaran terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk, Jl Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Simpang Sungki, Kertapati, pukul 18.00 WIB, kemarin. Sekitar 140-an unit rumah yang dihuni 700-an warga hangus terbakar.
Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Hanya, sejauh ini belum dapat dipastikan apa penyebab kebakaran. Memang isu, yang beredar di antara warga kalau api bersumber dari rumah salah seorang pembuat kue di Lorong Bersama.
Namun, Camat Kertapati, Zaini Rivai SSos, punya dugaan lain. Ia menduga sumber api dari korsleting listrik. “Untuk sementara api diduga dari korsleting aliran listrik rumah salah seorang warga di RT 30. Api dengan cepat merambat lantaran hampir sebagian besar rumah di sini berbahan papan dan mudah terbakar,” jelas Zaini saan mendampingi Wawako Palembang H Romi Herton meninjau Masjid Al-Hidayah, tempat penampungan sementara para korban kebakaran.
Berdasarkan data sementara, korban kebakaran di RT 30 sebanyak 30 kepala keluarga. Lalu, RT 58 sebanyak 60 KK. Sementara, dari pengamatan koran ini, sempitnya ruas jalan menuju lokasi kebakaran yang berjarak sekitar 3 kilometer dari jalan utama ditambah hilir mudik warga sekitar dan pendatang yang ingin melihat dari dekat lokasi kebakaran, cukup menyulitkan mobil PBK untuk memadamkan kobaran api.
Petugas PBK sendiri mengerahkan 20 unit mobil. Proses pemadaman sendiri berlangsung cukup lama, mulai dari pukul 18.20 hingga 20.15 WIB. Bahkan, hawa panas kobaran api sempat membuat salah seorang petugas PBK pingsan. Ia kesulitan bernafas setelah terhirup asap kebakaran. Beruntung, ia cepat dievakuasi dan siuman kembali. “Kerumunan warga cukup merepotkan dalam upaya pemadaman api. Belum lagi, faktor ruas jalan ke titik kobaran api yang sempit,” kata seorang petugas PBK.
Wawako Palembang, H Romi Herton, mengatakan, pihaknya sudah mensuplai 1.000 nasi bungkus bagi korban kebakaran. Di samping menyiapkan tenda dan posko kebakaran. “Terpenting, kita pikirkan keselamatan dan kesehatan para korban kebakaran dulu. Kalau untuk harta benda yang hilang nanti kita carikan jalan keluarnya,” janji Romi.
Turut mendampingi Romi sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkot Palembang termasuk ketua sementara DPRD Kota Palembang Harnojoyo dan anggota dewan lainnya. (mg13)
1. 700 Warga Hilang Tempat Tinggal
2. Tata Ulang Akses Perkampungan
3. Pasrah, Ijazah dan Berkas Lamaran Ikut Terbakar
Sumatera Ekspres, Kamis, 1 Oktober 2009.








Komentar: