Arsip untuk September, 2009

Plaju Wakili Kota Palembang.

10 Program Pokok PKK

PLAJU ILIR Setelah meraih juara pertama tingkat Kota Palembang untuk 10 Program Pokok PKK, Kecamatan Plaju Kelurahan Plaju Ilir berhak mewakili Kota Palembang pada tingkat Provinsi Sumsel, untuk bersaing dengan peserta 11 kabupaten dan empat kota lainnya.

Untuk penilaian lomba, pihak Kecamatan Plaju, tepatnya Lr Kesuma Bangsa, RT 37, RW 17 mendapatkan kehormatan menjadi tempat pertama dalam penilaian ini. Hal ini membuat, kader PKK Kecamatan, kelurahan serta dibantu warga sekitar, mulai pagi hari telah mempersiapkan semua tempat yang dilombakan dan didukung dengan lingkungan bersih, indah, dan hijau.

“Persiapan ini dilakukan agar Kecamatan Plaju dapat meraih juara pertama untuk tingkat provinsi. Tapi walaupun tidak menang, terpenting kita telah menggerakkan 10 Program Pokok PKK di wilayah Kecamatan Plaju,” ujar Nurul Huda SPd, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Plaju, di sela-sela penilaian 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Tahun 2009, kemarin (29/9).

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Provinsi Sumsel, Drs Mulkan April, mengatakan, perlombaan 10 Program Pokok PKK ini diikuti oleh setiap tim terbaik yang berasal dari masing-masing kabupaten/kota yang ada. “Dengan harapan, untuk memberi motivasi dan dorongan agar kinerja para kader PKK dapat mensejahterakan masyarakat, dengan menerapkan semua fungsinya,” ungkap Mulkan.

Ia menjelaskan, dalam perlombaan ini, terutama dalam penilaiannya, pihaknya bakal bersifat adil dan jujur. Para penilai berasal dari orang yang sangat berkompeten pada bidangnya, yakni pihak PKK, Diknas, Dinkes serta kepala Biro Pemberdayaan Perempuan Sekda Provinsi Sumsel. “Intinya perlombaan ini guna meningkatkan kinerja PKK untuk mensejahterakan masyarakat, yang dimulai dari level yang paling bawah,” pungkasnya. (mg26)

Sumatera Ekspres, Rabu, 30 September 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

Puncak Arus Balik Diprediksi Sabtu-Minggu.

Waspadai Pelaku Kejahatan

BOOM BARU Menghadapi puncak arus balik di Pelabuhan Boom Baru yang diprediksi Sabtu-Minggu (26-27 September, red), pihak keamanan Pelabuhan Boom Baru meminta pemudik untuk lebih berhati-hati terhadap pelaku kejahatan yang marak terjadi saat puncak arus balik. “Terlebih lagi, saat arus balik nanti tidak menutup kemungkinan pelaku kejahatan akan melakukan aksinya terhadap para pemudik,” ujar A Holili NS, kepala UPT Pelabuhan Boom Baru, kemarin saat memantau arus balik.

Hingga kini, belum satu pun pemudik yang jadi korban kejahatan. Namun para pemudik harus lebih hati-hati terhadap orang tak dikenal. Apalagi bila yang bersangkutan memberikan makanan dan minuman, padahal yang bersangkutan belum mengenalnya sama sekali.

Sementara itu, untuk mengatasi lonjakan penumpang dengan tujuan Batam, pihak Pelabuhan Boom Baru akan mengoperasikan Kapal Surya Gemilang setiap hari. “Selama arus balik ini, Kapal Surya Gemilang dengan tujuan Batam akan berangkat setiap hari. Ini juga bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang akan berangkat ke Batam,” ujar Fourmansyah, perwira Pos jaga Posko Pemudik Pelabuhan Boom Baru.

Di hari biasa, kapal ini hanya berangkat seminggu sekali yaitu hari Sabtu. “Karena kita prediksi akan terjadi peningkatan pemudik yang akan berangkat ke Batam, sangat dimungkinkan kapal ini untuk berangkat setiap hari. Sehingga penumpukan penumpang dengan tujuan Batam tidak terjadi akibat tidak terangkut kapal,” jelasnya.

Kebijakan ini diambil setelah tahun sebelumnya sempat terjadi lonjakan penumpang, dan armada kapal yang tersedia tidak terlalu banyak. “Sekarang dengan diberangkatkan setiap hari, setidaknya penumpang semuanya bisa terangkut dan penumpukan penumpang di Pelabuhan Boom Baru tidak terjadi,” tegasnya. (mg23)

Sumatera Ekspres, Sabtu, 26 September 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

Jalitim Padat, Prabumulih Lengang.

KAYUAGUNG Memasuki H+5 arus balik yang melintasi Jalan Lintas Timur (Jalitim) OKI mulai ramai dan diperkirakan H+6, Sabtu (26/9) mencapai puncak. “Mereka memilih Sabtu karena Senin, rata-rata pekerja dan pelajar mulai aktif,” ujar Kapolres OKI, AKBP Drs Cok Bagus Ary Yudayasa.

Pantauan koran ini, kendaraan arus balik terutama kendaraan pribadi tujuan Pulau Jawa berplat nopol B, H, D, F, BM, BK, L, dan S. Rata-rata kendaraan jenis kijang, sedan dan jeep, begitu juga kendaraan bus mulai terlihat.

Di Prabumulih, arus lalu lintas lancar dan terkendali. Tak terjadi kemacetan arus balik. Bila beberapa hari sebelum Lebaran terjadi kemacetan di sejumlah titik terutama di Jl Sudirman depan Pasar Inpres Prabumulih, maka kemarin terlihat lengang. Bahkan, aktivitas di sekitar Pasar Inpres Prabumulih belum ramai seperti hari biasa. “Kalau lalu lintas sekarang sudah lancar,” ujar Kapolres Prabumulih AKBP Imam Sachroni melalui Kasatlantas AKP Tatang Dukadireja kemarin.

Dikatakan, untuk arus balik Lebaran di Prabumulih tidak terlalu ramai seperti saat arus mudik. Mengenai kemacetan yang terjadi saat menjelang Lebaran, terjadi lebih dikarenakan aktifitas ekonomi warga yang sibuk berbelanja. “Lagipula untuk puncak arus balik di Prabumulih sendiri sudah lewat beberapa hari lalu, jadi kendaraan yang melintas disini (Prabumulih, red) tak terlalu banyak,” tukasnya. (mg13)

Konvoi Kendaraan Mendominasi

INDERALAYA Hari keenam hari raya Idul Fitri atau H+5 arus balik kendaraan yang melintasi di sepanjang Jalitim Palembang-Inderalaya mulai terlihat. Kendaraan arus balik yang melintas dari Sumatera ke Jawa berasal dari berbagai daerah dengan plat B, D, F, H, dan L. Sedangkan, dari Pulau Jawa ke Sumatera didominasi kendaraan berpelat BG, BH, BK, dan BM. Kebanyakan kendaraan ini saling konvoi.

Dari dua asal arus balik kendaraan yang melintas, arus balik kendaraan dari Pulau Jawa paling banyak dibanding Sumatera. Walau arus balik mulai padat, namun belum menimbulkan kemacetan.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Aman Gane melalui Kalakhar Lantas Iptu Amilin didampingi Kepala Pos Lantas Kayuara, Aiptu Asep Nanang Rukmana mengatakan pihaknya standby mengawasi arus balik yang melintas di Jalitim Palembang-Inderalaya. (33)

PO Tambah Bus Cadangan

PAGARALAM Sejumlah loket bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) dan antar-kota dalam provinsi (AKDP) jurusan Pagaralam-Palembang, Pagaralam-Bengkulu, Pagaralam-Jakarta, Pagaralam-Lampung mulai mengalami peningkatan jumlah penumpang. Informasinya, sejumlah AKAP dan AKDP yang sudah full booked sampai 30 September. “Kita prediksi arus balik akan mencapai puncaknya pada H+6 atau Sabtu dan Minggu,” ujar Kadishub Pagaralam, Drs Kusaimi Yatip MM kemarin.

Sejumlah loket bus di Terminal Induk Nendagung mulai dipadati penumpang tujuan Jawa, Palembang, Jakarta dan Bengkulu. Diantaranya bus AKAP Telaga Biru, PO Sinar Dempo, PO Patmos, PO Rajawali dan PO Lantra Jaya.

Sementara, bus yang melayani AKDP seperti PO Telaga Biru Putra, Darma Karya, Melati tujuan Palembang serta Sarana Sakti tujuan Benkulu. Untuk mengatasi banyaknya penumpang, Basid, penjaga loket PO Telaga Biru mengatakan, menambah 6 unit bus untuk melayani penumpang. Eli, penjaga loket bus AKAP mengatakan memasuki H+6 kebanyakan penumpang yang memesan tiket sudah penuh. “Kita terpaksa bus cadangan, terutama ke Jakarta dan Bandung,” ujarnya. (44)

Sumatera Ekspres, Sabtu, 26 September 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

Hari Ini, Puncak Arus Balik.

PALEMBANG Puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi hari ini (26/9) dan besok. Keyakinan ini diungkapkan semua pengelola armada transportasi. Seperti di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, kemarin telah terjadi kenaikan sekitar 40 persen. “Puncaknya diprediksi besok (hari ini, red). Mungkin bisa tiga kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ungkap General Manager (GM) PT Angkasa Pura (AP) II, Yon Sugiono SSos MBA.

Prediksi tersebut cukup beralasan. Pasalnya, Sabtu dan Minggu bertepatan dengan berakhirnya libur sekolah dan akhir pekan (weekend). Hari Senin, sebagian besar sekolah sudah masuk dan para pekerja kerja kembali. Otomatis, sambung Yon, kapasitas duduk (seat) pesawat terpakai hingga 98 persen.

Berdasarkan data pada posko Lebaran Bandara SMB II, hingga H+5 (25/9) tercatat, jumlah kedatangan 2.386 penumpang (77,37 persen) dan jumlah keberangkatan 2.912 penumpang (94,19 persen). “Jumlah penerbangan (flight) hari ini 19 pesawat,” ujarnya.

Puncak arus balik penumpang kereta api (KA) juga diperkirakan pada Sabtu dan Minggu. Antisipasi dalam puncak arus balik tersebut, PT KAI telah mempersiapkan jumlah gerbong untuk tambahan. “Prediksi kita arus balik Lebaran akan mencapai puncaknya pada Sabtu dan Minggu. Karena, hari Senin hari pertama masuk sekolah sekolah,” ujar As’ad Sayuti, kepala Humas PT KAI Divre III Sumsel, kemarin.

Data pada posko Lebaran di Stasiun Besar KA Kertapati, pada H+3 Lebaran terangkut 3.708 penumpang. “Kelas ekonomi dengan pemberangkatan pagi masih mendominasi banyaknya jumlah penumpang. Namun, untuk Sabtu dan Minggu diperkirakan juga sebagai puncak sebagai puncak arus balik,” kata As’ad.

Pemberangkatan kemarin (H+5), jumlah penumpang masih tergolong banyak. Terbukti, masih adanya penambahan gerbong pada KA Rajabasa tujuan Kertapati-Tanjung Karang. “Tadi pagi ada tambahan 3 gerbong, total ada 11 gerbong yang berangkat,” tambah As’ad.

Pada pemberangkatan H+5 kelas ekonomi, jumlah penumpang, yakni 1.839 orang. Rinciannya, 1.009 dengan Tujuan Karang dan 830 tujuan Lubuklinggau. “Secara kumulatif jumlah penumpang sebanyak 35.540 orang,” ungkapnya.

Sementara, arus balik untuk di Terminal Karya Jaya telah meningkat sekitar 25 persen. Kepala Terminal Type A Karya Jaya, Drs Syamsul Hidayat melalu Marzuki mengatakan hal senada, puncak arus balik diperkirakan terjadi hari ini. (mg27/mg44/mg35)

Sumatera Ekspres, Sabtu, 26 September 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

Pendatang Wajib Lapor.

Pasca Lebaran

SUKARAMI Tewasnya gembong teroris nomor wahid, Noordin M Top, di Solo, Jawa Tengah bukan akhir dari teror di Indonesia. Sebaliknya kewaspadaan tetap terus ditingkatkan di masing-masing lingkungan masyarakat. Khususnya bagi pendatang baru yang membanjiri metropolis pasca-arus balik Lebaran.

Nah, antisipasi tersebut telah diambil pihak kecamatan, kelurahan dengan berkoordinasi bersama tokoh masyarakat dan RT dilingkungan pemukiman. Salah satunya yakni mendata kembali pendatang baru di tempat indekosan, penginapan, maupun pemukiman padat penduduk.

Sekretaris Camat Sukarami, Agus Riyal AP MSi, mengatakan, sesuai Surat Edaran Wali Kota Palembang agar pendatang yang tinggal di pemukiman warga lebih dari 24 jam untuk melapor. Bahkan langkah ini, bakal dilanjutkan untuk kembali mendata pendatang musiman usai Lebaran.

“Pasti ada pendatang baru dari daerah maupun luar Kota Palembang yang mengadu nasib. Sehingga mereka memilih untuk tinggal bersama saudaranya yang sebelumnya telah menjadi warga tetap. Namun, alangkah baiknya, pendatang baru melapor ke ketua RT setempat,” kata Agus.

Selain itu, pihaknya berharap pengamanan di lingkungan pemukiman masyarakat tetap dijalankan. Yakni mengaktifkan siskamling, tamu yang menginap di lingkungan warga wajib lapor 24 jam. “Lha, siapa tahu, jaringan Noordin larinya ke Sukarami. Mereka menyusup melalui topeng kepulangan arus balik,” beber Agus tersenyum.

Sementara itu, beberapa waktu lalu petugas Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL) berkoordinasi bersama Polsek Sukarami telah melakukan pendataan KTP warga pendatang di beberapa indekosan di wilayahnya. Hasilnya, beberapa warga pendatang memiliki tiga identitas KTP sekaligus.

Camat AAL, Drs Kgs Sulaiman Amin, menjelaskan, pendatang musiman pasca-Lebaran memang menjadi tradisi tahunan. “Saudara yang sukses di sini, membawa sanak saudaranya untuk mengadu nasib. Alhasil, warga pendatang baru tersebut, tidak melaporkan kedatangannya ke ketua RT setempat,” imbuhnya. (mg27)

Sumatera Ekspres, Jumat, 25 September 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

Tulisan yang Lebih Tua »
  • Arsip

  • Meta

  • Komentar Spam.

  • RSS LEMABANG 2009.

  • RSS IWAN LEMABANG 2008.

  • RSS IWAN LEMABANG 2008-2009.

  • RSS IWAN LEMABANG 2009.

  • SocialVibe


  • http://lemabang.files.wordpress.com/2009/07/4mb0d8i.png
    http://lemabang.files.wordpress.com/2009/07/logo40.png