Puasa Hanya 29 Hari.


HASIL musyawarah Badan Hisab dan Rukyat Provinsi Sumatera Selatan, puasa tahun ini (1430 H) diperkirakan hanya akan berlangsung 29 hari. Awal Ramadhan mulai 22 Agustus dan Idul Fitri, 1 Syawal tanggal 20 September. “Hitungan hisab didapatkan hari Kamis 20 Agustus terjadi ijtimah dimana hilal masih di bawah ufuk dalam posisi minus 1 derajat 59 menit. Makanya, 1 Ramadhan jatuh pada 22 Agustus,” ungkap Drs HM Teguh Sobri, ketua tim ahli Badan Hisab dan Rukyat, kemarin.

Sementara, Sabtu 19 September terjadi ijtimah, di mana pukul 05.14 WIB, hilal sudah tinggi pada posisi 3 derajat 54 menit. “Dengan begitu, 20 September masuk 1 Syawal,” cetusnya. Tidak ada perbedaan antara ahli hisab dengan rukyat. “Kota Palembang jadwal shalat dan imsakiyah-nya sudah ditetapkan. Sedangkan kabupaten/kota lain di Sumsel dapat menyesuaikan dengan jadwal tersebut,” ungkap Teguh lagi.

Kakanwil Depag Sumsel, Drs H Najib Haitami MM membenarkan adanya musyawarah Badan Hisab dan Rukyat Provinsi Sumsel tersebut. Tujuannya untuk menyatukan pendapat tentang jadwal shalat dan imsakiyah Ramadhan 1430 H. “Kita undang seluruh pihak terkait termasuk dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah,” katanya. Lanjutnya, para peserta musyawarah sama persepsinya. “Meski sudah sama persepsi dan keputusan Badan Hisab dan Rukyat ini sifatnya regional, kita tetap tunggu keputusan Menteri Agama,” tukasnya.

Ia menambahkan, pada 20 Agustus sore, tim akan melakukan rukyat (melihat hilal ketinggian bulan) dari atas Hotel Aryaduta. “Mulai sekitar pukul 17.30 WIB, jelang matahari tenggelam,” pungkas Najib.

Ketua PW Muhammadiyah Sumsel, H Nofrizal Nawawi Lc tadi malam mengatakan, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada 22 Agustus atau sama dengan yang diputuskan pada musyawarah Badan Hisab dan Rukyat Provinsi Sumsel, kemarin. “1 Syawal-nya jatuh pada 20 September,” ungkapnya.

Nofrizal mengimbau khususnya kepada pengikut aliran Muhammadiyah di seluruh Sumsel dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan ini untuk memperbanyak ibadah dan senantiasa berupaya mendekatkan diri pad Allah SWT. Selain itu, dia juga mengimbau kepada segenap ummat muslim di Sumsel agar bisa menjaga kerukunan. (46/22)

Sumatera Ekspres, Selasa, 11 Agustus 2009.

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s