Traffic Light Padam, Macet Sepanjang 2 Km.


ANGKATAN 45 Akibat tidak berfungsinya traffic light yang berada di Jl Angkatan 45 dan Jl Demang Lebar Daun, menimbulkan kemacetan jalan hingga sepanjang 2 km, kemarin (3/8). Tidak berfungsinya traffic light itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB selama lebih kurang 1 jam.

Akibat kemacetan lalu lintas tersebut, sebagian sopir angkutan kota (Angkot) Jurusan Pakjo-Ampera, Perumnas-Ampera maupun angkot jurusan Poligon-Demang Lebar Daun, mengaku mengalami kerugian hingga 30 persen dari penghasilan mereka. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya petugas kepolisian lalu lintas yang mengatur arus jalan disana.

“Jalan bae dak bisa, bagaimana mau cari penumpang. Tentu bae kita rugi, kalau dihitung dengan angka, ya paling tidak kerugian kita bisa mencapai 50 persen,” aku Joni (43), sopir angkot jurusan Pakjo-Ampera yang ditemui usai lepas dar kemacetan panjang tersebut.

Selain itu, kemacetan panjang yang terjadi juga dikatakan oleh Joni merupakan yang terpanjang selama dirinya menjadi sopir angkot. Bahkan ini juga termasuk yang paling lama. “Biasanya macet paling lama terjadi sekitar 30 menit. Tapi ini sudah hampir satu jam jalan tetap macet.”

Senada, dikeluhkan Deni (37), sopir angkot Perumnas menjelaskan sangat disayangkan kemacetan panjang yang terjadi persis berada di dekat Griya Agung Sumsel hingga simpang Polda. “Seharusnya di setiap perempatan jalan saat macet terjadi, polisi harus berada di lokasi sehingga kemacetan tidak berlangsung lama dan sampai terjadi hingga 2 km,” sesal Deni.

Di jalan yang macet itu juga banyak melintas mobil bertonase besar seperti truk dan tronton sehingga jalanan bertambah sempit. Arifin (29), pemilik mobil pribadi juga menyesalkan perhatian yang kurang dari pemerintah untuk mengatasi kemacetan seperti ini.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang, Edy Nursalam, mengatakan kejadian ini sebenarnya tidak diduga sebab penyebab padamnya traffic light tersebut terpengaruh karena kapasitas energi listrik yang berkurang. “Jadi begitu lampu dari PT PLN padam, maka secara otomatis lampu merah (traffic light, red) juga ikutan padam,” ungkapnya.

Karena itu, kedepan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dirinya akan mengadakan rapat koordinasi terkait dengan seringnya traffic light yang padam. “Sebenarnya kita tidak berwenang untuk hal ini, tapi kita akan membawa ini ke dalam rapat Kota Palembang untuk mencari solusi terbaik,” tukasnya.

Sedangkan ketidak adaan petugas saat kejadian menurutnya, bukan disengaja. Tapi karena yang lebih berwenang untuk itu ada di tangan petugas kepolisian. “Ini akan menjadi pelajaran kita bersama agar hal serupa tidak terjadi,” terangnya.

Untuk pihak PLN, dirinya mimta untuk lebih bertanggung jawab atas kapasitas listrik yang ada di Kota Palembang. (mg23)

Sumatera Ekspres, Selasa, 4 Agustus 2009.

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s