Gotong Royong Jangan Cuma Simbol.
18 July 2009 Leave a comment
MASIH rendahnya kesadaran masyarakat untuk bergotong royong di lingkungan tempat tinggal sendiri mengundang keprihatinan Wali Kota (Wako) Palembang Ir H Eddy Santana Putra. Untuk itu, saat pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong yang dipusatkan di lapangan olahraga Kelurahan Bukit Sangkal, Wako meminta agar gotong royong jangan hanya dijadikan simbol semata.
“Begitu pencanangan ini dilakukan, semua pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Palembang termasuk juga kelurahan, segera bekerja untuk melaksanakan program ini. Jangan sampai ini menjadi simbol belaka. Karena nilai-nilai positif yang terkandung dalam kegiatan gotong royong dapat diwujudkan ditumbuhkan kembali dalam kehidupan sekarang ini,” ujar Ir H Eddy Santana Putra MT usai meresmikan pencanangan bulan bakti gotong royong Kota Palembang, kemarin (16/7).
Apalagi gotong royong sudah menjadi jati diri bangsa sejak dulu, sehingga diharapkan dari kegiatan ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik. Sekaligus ikut serta menyukseskan program pembangunan yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kota Palembang.
“Agar semua itu dapat terwujud, hendaknya semuanya dapat bekerja sama dan bergotong royong demi mencapai tujuan yang sama yaitu menciptakan lingkungan yang lebih baik sekaligus program yang dicanangkan dapat berjalan hingga ke seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya dihadapan kepala dinas, badan, bagian lurah, camat se-Kota Palembang.
Dan meskipun pencanangan ini dilakukan setiap setahun sekali, tapi hendaknya pejabat dan masyarakat dapat terus melaksanakan gotong royong sepajang tahun. “Yang setiap tahun itu, hanya untuk kembali mengingatkan agar masyarakat dan pejabat tidak melupakannya,” terangnya didampingi Dandim 0418 Palembang Letkol (Inf) Asep Rahman Taufik.
Sementara itu, H Rosidi, kepala Badan PMK Kota Palembang mengatakan bahwasanya kegiatan bulan bakti gotong royong akan dilaksanakan selama sebulan penuh. “Jadi diminta kepada semuanya terutama camat dan lurah, untuk melaksanakan bulan bakti ini di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.
Dan dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan peran aktif dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Palembang. Dan pada akhirnya kegiatan ini juga akan dilakukan pemantauan, evaluasi serta penilaian yang dilakukan pada akhir kegiatan bulan bakti gotong royong. “Bagi pemenangnya akan mendapatkan trofi sebagai bentuk penghargaan atas kerja kerasnya,” pungkasnya. (mg23)
Sumatera Ekspres, Sabtu, 18 Juli 2009.








Komentar: