1 Ilir –Kemas Madinah Yahya, juru kunci makam Sabokingking meninggal dunia dalam usia ke-78 tahun kemarin (13/7). Wafatnya salah seorang keturunan langsung dari Sabokingking itu sekitar pukul 07.00 WIB. Pihak keluarga tidak mengetahui penyebab almarhum Kemas Madinah meninggal, karena yang bersangkutan diketahui tidak menderita sakit apa pun.
Yamin, putra Kemas Madinah Yahya yang ditemui kemarin di kediamannya yang berjarak hanya 100 meter dari makam Sabokingking mengatakan, keadaan Buya Yahya–panggilan Kemas Madinah Yahya sebelumnya sehat, tidak menunjukkan gejala sakit apapun. “Sehari sebelum Buya meninggal, tetap melakukan aktivitas seperti biasa,” tutur Yamin yang mengaku mengikhlaskan kepergian ayahnya.
Adakah firasat sebelum kepergian almarhum Buya? Yamin mengaku tidak ada. “Kami dari pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian ayah, dan ini kami anggap sebagai cobaan dari Allah yang harus dijalani,” lanjutnya.
Karena itu, dirinya juga mengharapkan agar semua pihak, termasuk tetangga untuk memaafkan semua kesalahan almarhum Buya Yahya selama hidup. Selain itu, pihak keluarga juga meminta maaf bila ada perbuatan almarhum yang telah menyakiti perasaan orang lain. “Kita cuma bisa minta maaf, kepada semua tetangga dan masyarakat Palembang. Dan kiranya mereka juga berkenan memberikan maaf kepada ayahanda,” harapnya.
Ratusan warga di sekitar kediaman almarhum juga tampak hadir untuk memberikan penghormatan. (mg23)
Sumatera Ekspres, Selasa, 14 Juli 2009.













