Dikembangkan, 10 Trayek Baru
13 July 2009 Leave a comment
PALEMBANG – Setelah memperkenalkan lima trayek baru di wilayah metropolis pada 1 Januari lalu, kemarin (12/7), Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang menyebut lima trayek tambahan. Ini menyusul kebijakan pengoperasian bus Trans Musi tahun depan.”Trayek baru itu, umumnya bersinggunangan dengan trayek Trans Musi. Sudah kita perkenalkan sejak dini, karena tahun depan akan dihapur,” ungkap Kadishub Kota Palembang, Edi Nursalam.
Lima trayek baru yang diperkenalkan sebelumnya, Bukit Besar-Makrayu, Km 5-Sako (masuk dari arah Sukabangun), Kertapati- 7 Ulu (melalui Tegal Binangun), Plaju-7 Ulu (melalui melalui jalan Lingkar Selatan dan pasar Induk Jakabaring) dan trayek Talang Betutu-Bandara Lama. Sejauh ini, dari ke-lima trayek tersebut, baru satu angkot yang beroperasi yaitu di trayek Bukit Besar-Makrayu. Empat lainnya belum ada peminat.
Nah, lima trayek baru tambahan adalah Gasing-Km 12, Gasing-Alang-Alang Lebar, Km 5-Talang Kelapa, Lemabang-Kalidoni, dan Lemabang-Perumnas Sako. “Nantinya, angkutan publik yang ada di pusat kota akan diganti dengan BRT (Bus Rapid Transit). Diharapkan, cara ini dapat mengurangi kemacetan di pusat kota,” ungkap Edi lagi.
Melihat posisi trayek baru yang ditawarkan Dishub, angkot yang ada saat ini bakal difokuskan pada kawasan pinggir kota. “Dampak positifnya, dengan sepuluh trayek baru ini akan lebih mengembangkan kawasan pinggiran,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Transportasi Jalan dan Rel KA (TJR), Dishub Kota Palembang, Agus Supriyanto menambahkan, terdapat 600 angkaot yang beroperasi pada lima trayek akan dihapuskan. Saat ini, izin trayek angkot yang akan dihapus tidak diperpanjang lagi. “Nanti langsung ditawarkan dengan sepuluh trayek baru itu.”
Diketahui, pengembangan trayek baru sesuai dengan Perwali No 1642/2008 tentang Penghentian Perpanjangan Bus Kota dan Pengalihan Rute Angkot. Pemangkasan jumlah angkot pada trayek normal ke trayek baru juga akibat dampak akan hadirnya busway atau Trans Musi.
Nah, julmah bus kota yang dihentikan operasionalnya tahun ini mencapai 80 unit. Setelah mati trayek, tidak akan diperpanjang lagi. Total bus beroperasi tinggal 472 dan 500 lebih jumlah bus normal. (mg17)
Sumatera Ekspres, Senin, 13 Juli 2009.








Komentar: