Janji Proses Pengeroyokan Kameramen PALTV.
11 July 2009 Leave a comment
KAPOLDA Sumsel, Irjen Pol Sisno Adiwinoto, angkat bicara ketika dikonfirmasi terkait tindak pengeroyokan terhadap kameramen Palembang Televisi (PALTV), Yudi Saputra (25) yang sedang melakukan peliputan di RSI Siti Khadijah, Palembang. Aksi pengeroyokan diduga dilakukan oleh keluarga korban tabrak lari.
Kapolda sangat menyesalkan kejadian itu dan berjanji jajarannya akan menindaklanjuti laporan korban kepada polisi. “Pada prinsipnya, penganiayaan apalagi memukul tetap akan diproses, karena korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak polisi (Poltabes Palembang, red) dan pasti akan ditindaklanjuti,” ujar Kapolda, usah shalat jum’at di Mapolda Sumsel, kemarin.
Sebab, untuk kasus pengeroyokan, pelakunya bisa ditahan karena ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara. “Kalau memang terbukti melakukan pengeroyokan, akan kita proses,” tegas Kapolda. Sementara di tempat terpisah, General Manager PALTV Syafik Gani dan staffnya termasuk Yudi Saputra, pagi kemarin juga mendatangi Poltabes Palembang bertemu dengan Kapoltabes Palembang, Kombes Pol Drs Luki Hermawan MSi.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kapoltabes Palembang, yang juga dihadiri para kepala satuan (Kasat) di jajaran Poltabes Palembang. Intinya, Syafik Gani berharap pihak kepolisian segera memproses pengaduan korban dan berharap masyarakat awan tidak asal main pukul terhadap insan pers yang melakukan tugas jurnalistiknya. Sementara, Kapoltabes juga berjanji pihaknya akan menindaklanjuti pengaduan korban, sesuai dengan prosedur dan hukum yang berlaku.
Diwartakan sebelumnya, Yudi Saputra, pada Kamis (9/7) sekitar pukul 11.00 WIB, sedang meliput korban tabrak lari yang dilarikan ke IRD RSI Siti Khadijah Palembang. Yaitu mengambil gambar korban Mukmin (50) warga Jl Kamboja, Lr Delima, No 1161, Kecamatan IT I, Palembang. Awal mengambil gambar liputan, semua berjalan lancar. Tak lama datanglah keluarga korban, yang meminta Yudi menghentikan mengambil gambar. Sempat terjadi selisih paham, begitu keluar ruang IRD, Yudi diikuti pelaku. Dipukul dengan helm dan dipukul pakai tangan kosong oleh dua pelaku, kejadian itu lalu dilerai oleh sekuriti RSI Siti Khadijah. (mg10)
Sumatera Ekspres, 11 Juli 2009.








Komentar: