Sejarah Kota Palembang
1950 – 1960
1. Pembangunan Pasar :
– Lingkis (Cinde)
– Kertapati
– Lemabang
– Buah (Jl. Kol. Atmo/Tp. Rustam Effendi)
– Kuto.
2. Perumahan Rakyat :
Sungai Buah dan Talang Betutu.
3. Air Bersih :
Perluasan Penyaringan Pemasangan pipa induk, dari penyaringan ke Jl. Jend. Sudirman Pipa Suro, Tangga Buntung – Ladang Plaju – Rimab Seru Pemasangan pipa 270 Km peningkatan produksi menjadi 23.000 m3/hari
4. Pembangunan jalan Lingkar I, Jl. Jend. Sudirman ke Simpang Cinde Welan
5. Panjang jalan dalam kota 225 km
6. Penimbunan Musi Boulevart
7. Perumahan Proyek Khusus Kebangkan (PCK)
8. Pembebasan tanah peruntukan :
– Daerah Industri PT. Pusri
– Universitas Sriwijaya
– Traffic Garden di Bukit Besar
9. Pembangunan Balai Pertemuan di Jl. Sekanak.
10. Pembangunan Stasion Kamboja.
11. Pembuatan Kanal (terusan) Sungai Bendung.
12. Pembangunan Penyeberangan Tangga Buntung – Kertapati.
13. Pembukaan jalan Tangga Buntung ke Gandus.

1960 – 1970
1. Pembangunan Jembatan Musi (Jembatan Ampera) April 1962 – Mei 1965
2. Perbaikan Kampung
3. Pembangunan Sekolah Dasar
4. Pembangunan Perumahan Pegawai di Jalan Duku (Sumur Batu), Jl. Makrayu dan PCK
5. Pemugaran Makam Raja-raja Palembang, Rumah Bari
6. Peningkatan Kebersihan
7. Terminal Bawah Jembatan Ampera
8. Pertokoan Tengkuruk By Pass (Permai)
9. Pasar 10 Ulu
10. Pemekaran Kampung 20 Ilir jadi 4, 26 Ilir jadi 2, Sungai Batang dibagi dengan Sungai Selincah













