Masa Penjajahan Belanda
Berdasarkan catatan pelaksanaan pembangunan kota yang berencana baru di mulai pada awal terbentuknya pemerintahan kota di tahun 1900-an, seperti dibawah ini :
1. 30 September 1918 Pemerintah Kota menetapkan tentang pendirian dan pembongkaran bangunan, yaitu Verordening op het bouwen en sloopen in de Gemeente Palembang.
2. 1935 diterbitkan Bouwverording der Gemeente Palembang berupa Standsplan (Rencana Tehnik Ruang Kota), yang kemudian dengan diterbitkannya peta rencana, peta situasi atau peta penggunaan tanah (detail plan).
1906 – 1935

Perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Kota Palembang antara 1906 – 1935 adalah sebagai berikut :
– Pembelian lapangan-lapangan untuk menimbun bahan bangunan.
– Pembuatan Jembatan Sungai Ogan.
– Perbaikan Jalan Seberang Ulu dari Ogan ke Plaju melalui 10 Ulu (Jl. KH. Azhari).
– Pembuatan medan lalu lintas dekat 10 Ulu dan Tengkuruk.
– Menyediakan lapangan-lapangan untuk lanjutan jalan kereta api Sum-Sel dari Kertapati ke Seberang.
– Menyediakan Lapangan pelabuhan di Seberang Ulu.
– Pendalaman alur Sungai Musi.
– Perbaikan jalan dengan pembuatan jalan-jalan tembus dan pelebaran jalan antara Pelabuhan Tengkuruk – Talang Jawa; Jl. Gevangenis (Jl. Lembaga Pemasyarakatan) – Boom Baru.
– Perbaikan tempat-tempat berlabuh untuk kapal-kapal sungai di 19 Ilir (Pelabuhan/ponton).
– Penyediaan tempat transit yang mendesak dari Kertapati (titik ujung jalan kereta api Sum-Sel) yang dapat dicapai oleh kapal-kapal laut, yang mengambil batubara dari tambang bukit asam.
3. Realisasi stands plan (Master Plan Kota) Kota Palembang. Ini adalah penetapan lokasi-lokasi :
a. Industrial estate di daerah Sungai Gerong dan Plaju.
b. Real Estate di Talang Semut.
c. Sistem Ring and Radial bangunan jalan kota (yang saat itu baru sampai di Talang Grunik sebagai lingkar II) Jl. Kapten Arivai dan Jl. Veteran sekarang).
1935 – 1950

Jepang
a. Perubahan bayas kota dengan memasukkan pelabuhan udara Talang Betutu ke dalam Administrasi Kotapraja.
b. Pembangunan jalan By Pass dengan nama jalan Miaji (Jl. Jend. Sudirman).
c. Pembangunan landasan pesawat udara :
– Pembangunan Pelabuhan Udara di Betung.
– Lapangan terbang di Talang Balai.
– Perbaikan pelabuhan laut di Kota Palembang.
– Pembangunan lapangan Pesawat Udara di Sungai Buah.
– Perluasan lapangan udara Talang Betutu (SMB II)
– Pembukaan jalan yang dimulai dari Simpang Mesjid (Simp. Jl. TP. Rustam Effendi) sampai ke simpang Charitas (Jl. Jend. Sudirman).
– Perbaikan dan pelebaran serta pelurusan Jl. ke Talang Betutu (Jl. Kol. H. Berlian).
SUMBER:
palembang.go.id













