Eddy : Prioritas Transportasi.

Semarak, HUT Ke – 1326 Kota Palembang

PALEMBANG Sejumlah keberhasilan yang dicapai kota pempek ini menjadi catatan sendiri dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) yang ke – 38, di usianya ke – 1326, tanggal 17 Juni, kemarin. “Banyak hal yang sudah diraih. Namun, indikator keberhasilan sebenarnya berasal dari kepuasan yang didapat masyarakat,” ungkap Wali Kota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT, usai memotong pempek kapal selam ukuran jumbo di Ruang Rapat Paripurna DPRD Palembang. Ia merincikan pelbagai kemajuan Kota Palembang. Di antaranya, ada peningkatan produksi padi, dari 797 ton menjadi 2.244 ton atau naik 9,7 persen. Peningkatan tersebut, membawa kota ini, meraih penghargaan dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, 8 Juni lalu.

Lalu, bidang kebersihan, untuk ketiga kalinya Kota Palembang meraih Adipura sebagai kota terbaik dalam pengelolaan lingkungan perkotaan kategori kota metropolitan. Termasuk penghargaan bidang lingkungan hidup, kategori hutan terbaik se-Indonesia. “Ke depan akan kita sosialisasikan slogan Palembang menanam, bersih, hijau dan biru. Intinya, kita ingin memotivasi masyarakat,” ujar Eddy mengingatkan.

Dari segi pendidikan, tambah Eddy, Palembang telah memiliki empat sekolah kategori unggulan mendampingi SMAN Plus 17. Keempatnya, SMAN 5, SMAN 6, SMPN 1, dan SMPN 9. Nah, jumlah sekolah unggulan itu, tiap tahun akan terus ditingkatkan. Bahkan, puluhan sekolah tingkat SD, SMP, SMA/SMK telah mengantongi sertifikat standar sekolah nasional (SSN) hingga rintisan sekolah nasional bertaraf internasional (RSNBI).

Begitu juga bidang kesehatan. Kata Eddy, Palembang telah memiliki 22 rumah sakit (RS), dan satu di antaranya, RSUD Bari merupakan milik pemerintah kota. RSUD Bari sendiri, kini secara resmi telah mengantongi sertifikat kelas B. “Kita juga ada 38 puskesmas, ditambah 70 unit puskesmas pembantu (pustu) serta 1.042 posyandu.” Meski begitu secara gentleman, Eddy mengaku masih ada yang harus dievaluasi dan ditingkatkan. Antara lain, masalah sanitasi, pengelolahan limbah industri, perbaikan jalan dan lain-lainnya. Namun, dengan dana terbatas, Pemkot akan melakukan pembenahan dan pembangunan secara bertahap. Pendek kata, menggunakan skala prioritas. “Salah satunya, pembenahan transportasi. Kemudian pembangunan jalan dan lorong. Ini harus dilakukan secara bertahap.”

Terpisah, Kadishub Edi Nursalam menyatakan, reformasi transportasi merupakan pembenahan transportasi massal di Palembang. Tahun ini, direncanakan bus ukuran besar akan beroperasi. Namanya bus Trans Musi, lebih nyaman dan hemat lingkungan. “Kita harapkan dapat menjadi transportasi andalan masyarakat,” tukasnya.

Rangkaian puncak HUT Palembang kemarin, dimulai dengan upacara bendera. Setelah itu, rapat paripurna serta final lomba bidar prestasi dan perahu motor hias. Nah, untuk lomba bidar berprestasi, tim dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Palembang berhasil menyabet juara pertama, dengan catatan waktu 4,45 menit. Juara kedua PT Semen Baturaja (4,46 menit), ketiga Kabupaten Muba (4,56 menit), dan keempat Mayapatih Ogan Ilir (5,37 menit). Sedangkan, untuk perahu motor hias, juara pertama di raih Kabupaten OKU Timur (OKUT), Dengan gaya khasnya menampilkan suasana pedesaan sebagai lumbung pangan, tim juri beranggotakan Anto Narasoma (Kabag Humas Sumeks), Devi Setiawan (presenter Grebek PALTV), Suryanto Ginting (SMKN 7) dan Miftahudin (Seniman Palembang) memberikan nilai tertinggi, 1.510. Di urutan ke-dua, tim Disdikpora Palembang, Dinas PU Bina Marga (BM) Palembang (juara ketiga) dan PDAM Tirta Musi Palembang (juara keempat). (mg17)

Sumatera Ekspres, Kamis, 18 Juni 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s