Festival Sriwijaya Dibuka.
17 June 2009 Leave a comment
LUAR BIASA : Para penari tari kipas tampil saat pembukaan Festival Sriwijaya XVIII dan Sriwijaya Expo 2009 di Kompleks Dekranasda, Jakabaring, tadi malam
Foto : Evan Zumarli/Sumeks
Luar Biasa Gaungnya Sampai Ke Pulau Jawa
PALEMBANG – Festival Sriwijaya XVIII dan Sriwijaya Expo 2009 di Kompleks Dekranasda, Jakabaring, tadi malam resmi dibuka oleh Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH. Warga tumplek-blek menyaksikan dari dekat even berskala nasional dan internasional tersebut. Kemacetan mulai dari pintu masuk hingga lokasi acara pun tak dapat dihindari.
Ketua Badan Kerja Sama Kesenian Indonesia (BKKI), Drs Totok Sudarwoto, dalam sambutannya mengatakan, Sriwijaya Ekpo dan Festival Sriwijaya merupakan ajang pameran terbesar yang digelar secara rutin. Peserta dari pelbagai provinsi di Indonesia dan negara sahabat menyebabkan gaungnya sampai ke tanah Jawa. “Ini menyiratkan beribu potensi seni budaya dan pariwisata daerah Provinsi Sumsel,” ujar Totok, yang mengenakan pakaian adat Keraton Jogyakarta.
Menurut dia, program Visit Musi 2008 dengan target 2,5 juta wisatawan sudah melampaui. Oleh sebab itu, wajar jika Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel tahun 2009 ini, menargetkan 3 juta wisatawan yang melancong ke Sumsel. “Semoga wisatawan yang datang dapat menggerakkan roda perekonomian, social, dan budaya masyarakat Sumsel dalam menyongsong pembangunan daerah di abad ke-21,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Totok menyerahkan piagam penghargaan kebudayaan kepada Ir H Alex Noerdin SH, sebagai pembina Seni Budaya dan Pariwisata Daerah. Piagam serupa pernah diberikan kepada Wagub DIJ, Sri Paduka Paku Alam IX di Jogjakarta, Gubernur Kalsel di Banjarmasin, dan Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Departemen Dalam Negeri RI sebagai pembina Kebudayaan Daerah dan Kearifan Lokal.
Gubernur Alex Noerdin SH, mengatakan animo masyarakat terhadap dua agenda besar ini sangat luar biasa. “Jarang kita duduk di sini selama 2 jam, 45 menit tidak bergerak hanya untuk menyaksikan suatu pagelaran ini. Hanya ada satu kata, luar biasa,” ujarnya. Dikatakan, Sumsel sekarang telah menjadi perhatian nasional. Bahkan, ada 16 provinsi di Indonesia yang sudah melakukan studi banding ke Sumsel.”Inilah masa keemasan dan era kebangkitan Sriwijaya,” tambahnya. Pembukaan festival sendiri diawali dengan tari Gending Sriwijaya. Setelah itu, vokal grup Bank Sumsel. Terakhir, karnaval budaya oleh 15 kabupaten/kota se-Sumsel. (mg44/mg35)
Sumatera Ekspress, Rabu, 17 Juni 2009.












Komentar: