Cermati Sekolah yang Benar Unggul.
11 June 2009 Leave a comment
¤ Seminar Motivasi Pendidikan Guru
¤ PT Pusri Rehab 36 Sekolah
PALEMBANG – Hampir semua sekolah saat ini mengklaim dirinya sebagai sekolah unggulan dengan berbagai variasi kata, seperti sekolah teladan, sekolah favorit dan sebagainya. Namun nyatanya, begitu anak kita disekolahkan di sana, malah dinyatakan bermasalah atau mogok sekolah. Yang lebih buruk lagi sekolah yang mengklaim dirinya unggulan tadi tidaka mampu membuat semua anak menjadi anak yang unggul di bidangnya masing-masing.
Menurut Ayah Eddy, praktisi Multiple Inteligence dan Holistic Learning, penggagas dan narasumber program pendidikan keluarga “Indonesian Strong From Home” agar tidak bingung dan terjebak pada persaingan promosi sekolah, ada baiknya membaca ciri-cirinya sekolah yang benar-benar unggul. Sehingga nantinya, bisa dipastikan membuat anak-anak benar-benar unggul.
“Ciri-cirinya antara lain, sekolah itu hendaknya berpusat pada jasmani dan rohani, berpusat pada kepentingan guru dan murid, berpusat pada target materi/kurikulum dan dinamika kelas, berpusat pada pemahaman fungsi otak (IQ) dan multiple intelligence (kecerdasan unik tanpa batas), berpusat pada proses imajinatif, realitas, dan lain-lain,” kata Ayah Eddy, saat berbicara di hadapan peserta seminar “Motivasi Guru se-Palembang” yang diselenggarakan PT Pusri di Gedung Serbaguna Pusri kemarin.
Selain itu, sekolah hendaknya berfungsi sebagai lembaga pengajaran dan juga lembaga pendidikan. Sasaran mengajar adalah ilmu, sedangkan sasaran mendidik adalah moral dan karakter. “Oleh karenanya, jika hanya salah satu fungsi saja. Contohnya, sebagai lembaga pengajaran saja yang dikedepankan dari suatu sekolah. Wajar jika banyak anak didik di sekolah yang justru memiliki karakter sama seperti orang yang tidak terdidik,” jelasnya.
Seminar tersebut, menurut Manajer Kemitraan Usaha Kecil (KUK) dan Bina Lingkungan PT Pusri Palembang, Ir Bambang Subiyanto MM, merupakan salah satu bentuk pengaplikasian corporate social responsibility kepada masyarakat. Hal itu sejalan dengan program Pusri Peduli Pendidikan yang dilakukan secara rutin setiap tahun. Dalam acara ini juga dilakukan penyerahan bantuan rehabilitasi sekolah dan sarana olahraga untuk 36 sekolah, di kawasan Kecamatan Kalidoni dan Ilir Timur II (IT II). Setiap sekolah juga akan menerima bantuan tempat sampah organik dan non organik. Penyerahan bantuan simbolis oleh Wali Kota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT. (mg40)
Sumatera Ekspres, Kamis, 11 Juni 2009.












Komentar: