Arsip untuk Juni 11, 2009

BKMM Cair Juli.

Untuk 1.782 Siswa SMA

PALEMBANG Sebanyak 1.782 siswa SMA negeri/swasta di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang bakal menerima bantuan Khusus Murid Miskin (BKMM). Total dana Rp694.980.000 selama enam bulan dari dana APBN 2009. Bantuan diberikan kepada siswa atau pelajar yang terancam putus sekolah, tidak dalam kondisi menerima beasiswa dari APBN maupun APBD, dan prioritas bagi siswa penerima BKMM periode sebelumnya.

Kepala Bidang (Kabid) SMP/SM, Drs H Reza Fahlevi MM melalui Koordinator Pengelola BKMM SMA Disdikpora, Hernawati SPd MM mengatakan, kuota yang ditetapkan Dinas Pendidikan Disdik Provinsi Sumsel untuk Kota Palembang sebanyak 2.199 siswa dengan total anggaran sebesar Rp857.610.000. “Bantauan ini tidak untuk siswa kelas 3 SMA (atau kelas 12). Di mana siswa kelas berjumlah 417 orang. Lantaran itu, dana yang dianggarkan terdapat kelebihan diperkirakan sebesar Rp162.630.000 dari 417 siswa dikalikan Rp65 ribu,” kata Hernawati, kepada koran ini, kemarin.

Sesuai dengan surat edaran kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel siswa kelas tiga tidak bakal cair. Sebab, pencairan baru bisa dilakukan pada Juli mendatang. “Ini artinya siswa tersebut sudah keluar dari sekolah, untuk kelas tiga saat ini ada 417 siswa,” ujar Hernawati seraya menambahkan, tujuan pemberian dana ini tidak lain untuk meringankan beban siswa dan orang tua.

Besarnya bantuan yang bakal diterima per siswa Rp65 ribu/bulan. Sekolah penerima 117 sekolah negeri/swasta untuk semua kategori, kecuali sekolah sudah dianggap mampu seperti SMA Kusuma Bangsa, SMA IGM, SMA Xaverius, SMAN Plus 17. “Tidak ada perbedaan negeri maupun swasta,” ungkapnya. Mekanisme pencairan dilakukan enam bulan sekali (per semester), dari rekening Disdik Sumsel langsung disalurkan kerekening sekolah masing-masing. Tidak melalui Disdikpora. “Kita hanya mendata saja,” tambah Hernawati. (mg21)

Sumatera Ekspres, Kamis, 11 Juni 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

Lagi, Bantuan Terus Mengalir.

5 ULU Bantuan terus mengalir kepada korban kebakaran di Jl KH Azhari, Lr Keramat, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, berupa sembako, pakaian layak pakai hingga mengakibatkan terjadinya penumpukan di posko. Hingga kemarin (10/6), bantuan datang dari H Fathur Rachman, kader Partai Demokrat, Lions Club Cosmopolitas dan Kota, Majelis Taklim Al Qobah I PT Pusri, Tim Penggerak PKK Kota Palembang yang diketuai oleh Sri Maya Haryanti Eddy Santana Putra serta Ibu Gubernur Sumsel ditambah bantuan dari pegawai Kelurahan dan Kecamatan Ilir Timur (IT) I.

Sementara itu, Ketua Penggerak PKK Kota Palembang Sri Maya Haryanti Eddy Santana Putra, mengatakan, agar para korban kebakaran ini selalu sabar, tabah dan tawakkal. Karena ini merupakan musibah, mudah-mudahan atas kejadian ada hikmah yang baik untuk para korban. “Kita, berharap agar masyarakat selalu waspada akan bencana kebakaran ini pada musim kemarau ini,” ujar Sri Maya Haryanti yang didampingi Hj Masyitoh Romi Herton SH, dan Ketua PKK Kecamatan SU I Nurmala SSTP serta seluruh anggota penggerak PKK Kota Palembang.

Bantuan yang meliputi, alat sekolah sebanyak 50 paket, mi 15 dus, susu 60 kaleng, selimut 80 lembar, sarung 82 lembar, pakaian dalam perempuan 192 macam dan biskuit dan roti.

Selanjutnya, bantuan datang dari Lions Club Cosmopolitas dan Kota yang dikoordinir oleh Mariani, bantuan meliputi mi, pakaian baru, Aqua, beras. Disamping itu, bantuan pun datang dari Majelis Taklim Al Qobah I yang dikoordinir ketuanya Yayu Sudari, mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian kepada sesama manusia yang tengah terkena musibah kebakaran. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat, walaupun jumlahnya tidak seberapa,” tegas Yayu. (mg26)

Sumatera Ekspres, Kamis, 11 Juni 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

Bantuan Menumpuk.

Korban Butuh Uang Tunai

5 ULU Bantuan bagi korban kebakaran di Jl KH Azhari, Lr Keramat, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I berupa sembako mengalami penumpukan di posko. Padahal yang sangat dibutuhkan mereka saat ini adalah uang. “Tidak berarti korban kebakaran tidak menghargai niat baik. Cuma masalahnya, uang tunai sangat dibutuhkan untuk membangun rumah mereka kembali atau untuk mencari kontrakan baru,” kata Camat SU I Kurniawan kemarin.

Sementara itu, kemarin bantuan datang dari Pusri dan Kodim 0418 Palembang. Manajer dan Kredit Usaha Kecil (KUK) dan Bina Wilayah PT Pusri Ir Bambang Subyanto mengatakan ini wujud kepedulian Pusri kepada bencana alam. Bantuan yang diberikan berupa beras Selancar sebanyak 250 karung, mi goreng 200 dus, mi 200 dus, Aqua 200 kotak, sambal 200 botol, kecap 200 botol, seragam SD, SMP dan SMA masing-masing 100 stell serta ATK (buku, pensil, pena) 100 set, dengan total bantuan mencapai 100 juta. “Memang, bantuan yang diberikan ini merupakan bantuan darurat, dimana para korban harus segera dipenuhi makan dan pakaian, dalam menjalani hidup untuk sementara ini,” tegas Bambang.

Sementara itu, Dandim 0418 Letkol Inf Yuswandi menyerahkan secara simbolis bantuan berupa beras 200 kg dan pakaian layak pakai. Menurut dia, TNI berdasarkan UU No 34/2004 pasal 8 bertugas membantu pembangunan daerah. Tentunya bila wilayah tersebut terjadi bencana maka TNI siap terus membantu. “Memang, bantuan ini merupakan tahap pertama, selanjutnya TNI siap membantu ikut membangun kembali rumah yang terbakar dalam tahap bantuan yang kedua,” diakuinya.

Di tempat berbeda, mahasiswa FKIP PGRI beserta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Palembang, menggalang dana di jalanan. “Penggalangan dana ini, bentuk partisipasi mahasiswa dalam meringankan beban para korban kebakaran, yang mengakibatkan semua harta benda korban habis terbakar,” tegas Presiden Mahasiswa (Presma) Syaril Ramadhan.

Terpisah, Ketua BAZ Kecamatan SU I Palembang, Malyani Karim melalui Bendahara H Abuyamin Safar menyalurkan bahan makanan dan minuman seperti, 25 dus mi instan, 25 dus air mineral dan 10 kg beras dengan berat 20 kg. “Selain bantuan makanan dan minuman, BAZ juga memberikan pakaian layak pakai kepada korban kebakaran,” sebutnya. Abuyamin menambahkan, bantuan ini merupakan hasil dana dari umat muslim yang disalurkan kepada BAZ, dan wujud kepedulian antarsesama umat muslim kepada para korban kebakaran. (mg26/mg15)

Sumatera Ekspres, Rabu, 10 Juni 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

Cermati Sekolah yang Benar Unggul.

¤ Seminar Motivasi Pendidikan Guru
¤ PT Pusri Rehab 36 Sekolah

PALEMBANG Hampir semua sekolah saat ini mengklaim dirinya sebagai sekolah unggulan dengan berbagai variasi kata, seperti sekolah teladan, sekolah favorit dan sebagainya. Namun nyatanya, begitu anak kita disekolahkan di sana, malah dinyatakan bermasalah atau mogok sekolah. Yang lebih buruk lagi sekolah yang mengklaim dirinya unggulan tadi tidaka mampu membuat semua anak menjadi anak yang unggul di bidangnya masing-masing.

Menurut Ayah Eddy, praktisi Multiple Inteligence dan Holistic Learning, penggagas dan narasumber program pendidikan keluarga “Indonesian Strong From Home” agar tidak bingung dan terjebak pada persaingan promosi sekolah, ada baiknya membaca ciri-cirinya sekolah yang benar-benar unggul. Sehingga nantinya, bisa dipastikan membuat anak-anak benar-benar unggul.

“Ciri-cirinya antara lain, sekolah itu hendaknya berpusat pada jasmani dan rohani, berpusat pada kepentingan guru dan murid, berpusat pada target materi/kurikulum dan dinamika kelas, berpusat pada pemahaman fungsi otak (IQ) dan multiple intelligence (kecerdasan unik tanpa batas), berpusat pada proses imajinatif, realitas, dan lain-lain,” kata Ayah Eddy, saat berbicara di hadapan peserta seminar “Motivasi Guru se-Palembang” yang diselenggarakan PT Pusri di Gedung Serbaguna Pusri kemarin.

Selain itu, sekolah hendaknya berfungsi sebagai lembaga pengajaran dan juga lembaga pendidikan. Sasaran mengajar adalah ilmu, sedangkan sasaran mendidik adalah moral dan karakter. “Oleh karenanya, jika hanya salah satu fungsi saja. Contohnya, sebagai lembaga pengajaran saja yang dikedepankan dari suatu sekolah. Wajar jika banyak anak didik di sekolah yang justru memiliki karakter sama seperti orang yang tidak terdidik,” jelasnya.

Seminar tersebut, menurut Manajer Kemitraan Usaha Kecil (KUK) dan Bina Lingkungan PT Pusri Palembang, Ir Bambang Subiyanto MM, merupakan salah satu bentuk pengaplikasian corporate social responsibility kepada masyarakat. Hal itu sejalan dengan program Pusri Peduli Pendidikan yang dilakukan secara rutin setiap tahun. Dalam acara ini juga dilakukan penyerahan bantuan rehabilitasi sekolah dan sarana olahraga untuk 36 sekolah, di kawasan Kecamatan Kalidoni dan Ilir Timur II (IT II). Setiap sekolah juga akan menerima bantuan tempat sampah organik dan non organik. Penyerahan bantuan simbolis oleh Wali Kota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT. (mg40)

Sumatera Ekspres, Kamis, 11 Juni 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

  • Arsip

  • Meta

  • Komentar Spam.

  • RSS LEMABANG 2009.

  • RSS IWAN LEMABANG 2008.

  • RSS IWAN LEMABANG 2008-2009.

  • RSS IWAN LEMABANG 2009.

  • SocialVibe


  • http://lemabang.files.wordpress.com/2009/07/4mb0d8i.png
    http://lemabang.files.wordpress.com/2009/07/logo40.png