PERIKSA: Anggota Tim Labfor sedang menyelidiki penyebab kebakaran di Kelurahan 5 Ulu, kemarin
Saksi Kunci Edi Menghilang
PALEMBANG – Kasus kebakaran di kawasan Lorong Keramat, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, mulai diselidiki tim Poltabes Palembang dan Polsekta SU I. Kemarin (8/6), empat saksi mata sudah diperiksa. Tim juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab pasti kebakaran yang mengakibatkan 687 jiwa warga di 4 RT itu, harus kehilangan tempat tinggalnya.
Olah TKP tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Palembang berlangsung pukul 15.30 WIB. Penyidikan pihak Labfor terpusat pada titik yang diduga menjadi sumber awal api, yakni di kediaman Edi di RT 7. Setelah itu, tim Labfor mengais sisa reruntuhan yang bisa dijadikan bukti. Terutama, sisa reruntuhan rumah Edi, dan dua rumah tetangganya yakni Syamsudin dan Syaiful. Diantara barang bukti yang berupa kabel, tanah, kayu, serta sejumlah benda di tempat yang diduga sebagai ruang utama serta dapur rumah Edi.
Kasat Reskrim Poltabes Palembang Kompol Kristovo Arianto SIk dan Kapolsek SU I AKP Joko Yulianto SIk memimpin langsung olah TKP. Keduanya, kepada wartawan mengaku belum berani menyimpulkan sumber api dan penyebab kebakaran. “Kita tunggu hasil uji labfor, mungkin sekitar satu minggu lagi. Yang jelas kalau hasil uji keluar kita akan tahu sebetulnya darimana sumber api berasal, apakah benar dari rumah Edi atau rumah yang lainnya,” unkap Kristovo.
Sebelumnya Kapoltabes Palembang, Kombes Pol Drs Luki Hermawan Msi, menegaskan, pihaknya hingga saat ini masih mendalami kasus kebakaran di kawasan Lorong Keramat, SU I. Dari empat saksi yang telah diperiksa polisi, diduga api berasal dari rumah seorang warga. “Tapi rumah siapa? Ini yang masih kita cari, makanya kita lakukan terjunkan tim dari Labfor.” Yang jelas, kata dia, sumber api kemungkinan besar berasal dari lilin. “Kita juga belum menemukan saksi kunci Edi dan keluarganya yang rumahnya diduga menjadi sumber api. Yang bersangkutan masih kita cari guna dimintai keterangannya,” tukasnya.
Seperti diberitakan, sedikitnya 84 bangunan yang terdiri dari 71 rumah, 12 bedeng ratusan pintu, dan 1 mushala di empat RT di Jl KH Azhari, Lr Keramat Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang Minggu (7/6) sekitar pukul 01.00 WIB ludes terbakar. Akibatnya 176 Kepala Keluarga (KK) atau 687 penduduk kehilangan tempat tinggalnya. (mg18/mg35)
Sumatera Ekspres, Selasa, 9 Juni 2009.














