Pendidikan sebagai Komoditas Perdagangan Internasional.

PALEMBANG - Krisis multidimensi yang menimpa Indonesia yang diakibatkan oleh krisis global akhir-akhir ini, turut menghantarkan Indonesia dalam keterpurukan ekonomi dan juga dalam bidang lainnya termasuk pendidikan. Diantaranya seperti yang diberitakan di berbagai media, banyak siswa melakukan tindakan negatif. Melihat kondisi yang seperti itu, diperlukan suatu upaya perubahan mendasar dan menyeluruh dalam bidang pendidikan. Menurut Marini Wijayanti, dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) yang juga sebagai pengurus Dewan Pengurus Daerah I Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (MHTI) Sumatera Selatan (Sumsel), dalam paparannya mengatakan, pendidikan sekarang sebagai komoditas dalam arus perdagangan internasional.

Banyak sekolah-sekolah yang didanai oleh investor asing dan sudah menjadi tujuan dari investor asing tersebut untuk menanamkan ideologisnya yang notabene kerap memperburuk moral generasi penerus bangsa ini. Setelah lulus dan sukses, anak-anak yang tadinya telah mendapatkan fasilitas-fasilitas buah hasil pendidikan produk investor asing tersebut nantinya akan menjadi pemimpin di negeri ini, tetapi dengan membawa misi khusus dari pihak luar yang nantinya malah menjerumuskan bangsa ini ke dalam jurang yang lebih dalam lagi.

“Untuk itulah, guru-guru harus waspada terhadap hal ini, mungkin ini juga karena rendahnya mutu dari pendidikan di sekolah-sekolah biasa. Sehingga, banyak yang lebih memilih sekolah-sekolah bercermin dari budaya Internasional. Makanya, guru-guru harus meningkatkan kemampuan mendidik dan membimbingnya agar terciptalah generasi calon pemimpin yang mampu mengatur dan menyelesaikan permasalahan umat manusia,” jelasnya ketika menjadi pembicara dalam Workshop Guru Ideal yang diselenggarakan oleh MHTI DPD I Sumsel, di Aula Al Furqon Lantai 3, Jl R Sukamto Palembang, Minggu (31/5)

Acara yang digelar MHTI DPD I Sumsel ini, menurt Eti Sudarti Adilah Sp, Ketua DPD I MHTI Sumsel, bertujuan untuk memberikan pemahaman para guru tentang permasalahan pendidikan di Indonesia, fakta-fakta pendidikan Indonesia dibandingkan dengan negara maju dan memberikan pemahaman tentang kemajuan dunia pendidikan seperti masa khalifah Islam. (mg40)

Sumatera Ekspres, Senin, 1 Juni 2009.

One Response to Pendidikan sebagai Komoditas Perdagangan Internasional.

  1. Bank Soal says:

    Waspadalah…waspadalah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s