Dempo Letuskan Hembusan Asap.

PAGARALAM - Sekitar 1 jam kurang, mulai pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, Gunung Api Dempo kembali mengeluarkan letusan asap belasan kali. Letusan ini terlihat jelas oleh warga di Dusun Kerinjing Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara. “Kami melihat asap tebal keluar dari Gunung Dempo,” ujar Akek dan Yarhan, warga Kerinjing saat sedang memetik kopi. Kejadian ini tak hanya terjadi sekali tapi berulang-ulang seperti orang mengepul asap rokoknya. “Idak tehitung Dek, kalu sekitar belasan kali,” tukasnya. Dikatakannya, kamis minggu lalu, asapnya merusak tanaman namun kali ini sudah meletus asap langsung hilang. “Kita juga tak mencium bau belerang yang menyengat,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Dempo, Slamet mengatakan, pihaknya tak bisa memonitor kejadian di Gunung Dempo dalam dua hari terakhir, karena rusaknya seismograf. “Kita sudah dapat informasi dari warga Kerinjing tentang fenomena yang ada,” ujarnya yang langsung mengecek ke Kerinjing terkait informasi warga. Dikatakannya, hal ini bisa saja terjadi karena Gunung Api Dempo adalah gunung api aktif dan memang dalam level II atau waspada. “Kita di pos pengamatan tidak bisa melihat fenomena di puncak Dempo secara visual atau kasat mata karena selalu tertutup kabut asap,” ungkapnya. (44)

3 Desa Diminta Waspada.

EMPAT LAWANG - Tim Satlak PBA (Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana Alam) Lintang Kanan Empat Lawang disiagakan. Menyusul peningkatan status Gunung Api Dempo Pagaralam. Selama 24 jam tim bertugas memantau dan memonitoring kondisi Dempo. “Sesuai arahan Bupati H Budi Antoni Aljufri, tim pemantau kita terjunkan 24 jam,” ujar Camat Lintang Kanan Fadry AK MSi, kemarin. Gunung Dempo berada diperbatas Pagaralam dan Empat Lawang. Jika terjadi letusan, aliran kawah gunung berapi ini bakal mengalir langsung ke Sungai Bayau Empat Lawang. Fadry mengakui, dari pengamatan secara fisik kondisi Dempo sedikit mengalami perubahan. “Pada puncak khususnya bibir kawah terlihat memutih dan bergumpal menyerupai awan. Tak jelas apakah ini abu vulkanik atau gejala lainnya,” jelasnya.

Kadar belerang di Sungai Bayau? Dikatakannya, kondisi sungai masih normal. “Hanya saja, sebelumnya kepekatannya sempat meningkat,” katanya yang menambahkan peningkatan status Dempo bisa dilihat dari kepekatan air dan kasus ketubean di Sungai Musi. Fadry meyakinkan kondisi Dempo masih aman. “Tanda-tanda secara alamiah belum terlihat. Misalnya satwa gunung/hutan turun, kondisi panas yang berlebihan serta banyaknya tumbuhan di sekitar gunung mati,” ujarnya yang tetap mengimbau warga waspada, khususnya di tiga desa yang dilalui Sungai Bayau, yakni Endalo, Muara Danau, dan Lubuk Tapang,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kadinkessos Syahrial mengatakan, pihaknya menyiagakan unit Tagana (Tanggap Siaga Bencana). “25 personil disiagakan dan siap diterjunkan kapan pun. Setiap hari tim memantau titik-titik yang diperkirakan menjadi zona bencana,” ujarnya yang juga menyiagakan bantuan darurat seperti beras, tenda, dapur umum, dan keperluan lainnya. (35)

Siagakan 80 Personel Inti.

LAHAT - Terkait status waspada pada Gunung Dempo, Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkessos) menyiagakan sedikitnya 80 personel aktif, ditambah personel Taruna Tanggap Bencana (Tagana) di lokasi rawan bencana. “Kita sudah menyiapkan berbagai perlengkapan yang nantinya berguna jika sewaktt-waktu genting,” ujar Kadinkessos Lahat Ir Hj Rechnawati MM melalui Kabid Bantuan Jaminan Sosial, HM Sangkut SE, kemarin.

Selain mempersiapkan Tagana, persiapan logistik seperti tenda darurat, obat-obatan, bahan pangan, dan lainnya pun telah disiapkan. Personel ini akan bergabung di lapangan dengan anggota Tagana di masing-masing titik lokasi yang diprediksikan berpeluang besar terimbas dari meletusnya Gunung Dempo. “Di Jarai dan Tanjung Sakti, sudah disiagakan personel Tagana, dan siap memberikan info terkini,” bebernya. Sangkut menambahkan, pihaknya mengharapkan bencana Gunung Dempo tak terjadi. “Kita sudah siap penuh jika suatu saat situasi genting dan darurat. Tinggal menunggu kontak dari tim di daerah,” pungkasnya. (mg25)

Sumatera Ekspres, Jumat, 29 Mei 2009.

One Response to Dempo Letuskan Hembusan Asap.

  1. zainal abidin says:

    waspada, koordinasi dan tidak panik adalah kata kunci bila terjadi bencana. Jika Tuhan menghendaki semuanya bisa terjadi dan juga tidak terjadinya bencana. Untuk itu, berdoalah semua kita selamat. Amien.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s