Sakit Gigi Berujung Tumor Maksila.

ANDY WIJAYA – Palembang

Derita Gini Rojalina (26), Pasien Tumor Maksila.

Gini Rojalina (26), warga Jl Simpang 5 Lebung Siarang, Kecamatan Sukarame, sudah lima bulan tergolek lemah di Instalasi Rawat Inap No 6 RS Moehammad Hoesin (RSMH) Palembang. Sudah tiga kali pula ia menjalani operasi mulut akibat penyakit tumor maksila atau tumor mulut yang dideritanya. Sembari menahan sakit, ia berharap penyakitnya dapat disembuhkan dan ada uluran tangan dermawan untuk biaya pengobatannya.

Siang itu, sekitar pukul 11.30 WIB, saat ditemui koran ini di Instalasi Ruang Rawat Inap Bedah No 6 RSMH, Gini, sapaan akrab Gini Rojalina masih tergolek lemah. Pipinya sebelah kanan membesar sehingga membuat mulutnya tertarik ke kiri, akibat tumor maksila yang dideritanya. Tak henti-hentinya pula Gini meringis kesakitan dan menangis. Indra (30), suami Gini menuturkan awal mula istrinya terkena tumor maksila. Menurutnya, awalnya, pada 2006 lalu Gini menderita sakit gigi. Saat itu giginya berlubang. Karena geram ada sisa makanan yang masuk ke dalam lubang gigi membuat Gini berusaha mengeluarkannya dengan menggunakan peniti.

“Dari situlah, awal penyakitnya. Gini juga sudah dioperasi tiga kali. Untungnya, kami menggunakan Askeskin (Asuransi Keluarga Miskin). Tapi masih juga butuh biaya, seperti untuk obat yang tidak ditanggung dan biaya hidup di rumah sakit,” tutur Indra yang bekerja sebagai kuli bangunan ini. Diterangkan Indra, untuk kesembuhan istrinya, dirinya sudah membawa berobat ke mana-mana. Sudah berapa kali operasi, tapi masih tak kunjung sembuh. “Kalo habis operasi kagek ngecil, tapi tahu-tahunyo besak lagi,” ungkapnya.

Ia juga mencoba mengobatinya sendiri, dengan membawa istrinya berobat ke tempat puskesmas. Oleh dokter di puskesmas istrinya diberi suntikkan dan obat. “Tapi bukannya membaik justru bertambah sakit perih dan membesar,” kata Indra dengan mata berbinar. Karena bertambah parah, lanjut Indra, akhirnya istrinya dibawa berobat ke RS AK Gani. Dan oleh pihak RS AK Gani aku disuruh berobat ke RSMH dengan menggunakan Askin. “Tapi waktu itu kami dak punya Askeskin, jadi aku ngurus dulu minta keterangan dari RT, lurah dan camat,” ungkapnya seraya menambahkan, setelah terdaftar menjadi peserta Askeskin berobat ke dokter praktik.

Tapi, kata Indra, karena dokter praktik ini tak sanggup menangani penyakit yang dialami istrinya, akhirnya dirujuk ke RSMH di Palembang ini. Dijelaskannya, tumor yang di alami Gini memang parah dan berulang kali dioperasi. Karena tidak memiliki uang untuk membayar pengobatan, akhirnya Gini hanya bisa disuntik dan dirawat di rumah saja.

“Ya bagaimana mau berobat, untuk makan sehari-hari saja Alhamdulillah cukup. Aku nih buruh bangunan, kami saja hanya cukup untuk berteduh di rumah kontrakan, numpang sama kakak,” ujarnya. Indra pun berharap istrinya cepat ditangani secara intensif oleh tim medis di RSMH Palembang ini. Ia juga berharap adanya uluran tangan dari dermawan untuk membantu biaya pengobatan istrinya sampai sembuh. (*)

Sumatera Ekspres, Kamis 21 Mei 2009.

One Response to Sakit Gigi Berujung Tumor Maksila.

  1. tyo says:

    abah lah……………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s