Bus AKAP Lantra Jaya Terguling.

 http://lemabang.files.wordpress.com/2009/05/dor-bus-lantra-almi.jpg?w=630
Elakkan Sepeda Motor, 19 Penumpang Luka-Luka

PAGARALAM - Sempat berjalan oleng dan menabrak diding tanah pembatas jalan, bus antarkota antarprovinsi (AKAP) Lantra Jaya bernopol BG 7065 E jurusan Lahat – Bengkulu, akhirnya terguling di Jalan Raya Sukajadi, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam. Meski tak sampai menimbulkan korban jiwa, namun dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 10.15 WIB, membuat 19 orang penumpang luka-luka. Ke 19 orang penumpang yang mengalami luka-luka itu, langsung dilarikan ke RSUD Besemah Pagaralam untuk mendapatkan perawatan medis.

Masing-masing bernama Yunanis (60), Priza (20), Efan (1,5), Risida (31), Agus Saputra (9), Rohila (50), Maryati (43), Budi (30), Natasya (2,5), Rina (26), Alfarezi (1), Alkad Aman (28), Mulyadi (56), Intan Permata Sari (17), Pirhan (35), Suparmin (45), Ayu Supandari (7), Dian (37) dan Linda (28).

“Karena luka-luka yang diderita tidak begitu parah, para penumpang bus itu sudah diperbolehkan pulang,” kata Kapolres Pagaralan AKBP Kasiana Abdul Sholeh, melalui Kasat Lantas AKP Illal SSos, didampingi KBO Lantas Ipda Fettra Albert SH, saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara diketahui, sopir bus AKAP Lantra Jaya yang terguling it, adalah Jumadi (35), warga asal Kabupaten Lahat, yang sudah diamankan di Mapolres Pagaralam untuk dimintai keterangan.

Diterangkan, bus AKAP Lantra Jaya itu berangkat dari Kabupaten Lahat dengan tujuan Provinsi Bengkulu. Ketika melintasi TKP, sopir mengaku terkejut saat di depannya ada sepeda motor yang memutar balik secara mendadak. Belakangan diketahui, motor Yamaha Vega R bernopol BG 3166 DO itu dikendarai Rio (15) warga Talang Jawa, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam. “Pengemudi motor dan sepeda motornya juga kita bawa ke mapolres,” tambah Fettra.

Lanjut Fettra, sopir bus AKAP Lantra Jaya, Jumadi banting setir ke kiri begitu melihat motor mutar balik mendadak di depannya. Diduga bus juga dalam kecepatan tinggi, akhirnya laju bus jadi oleng saat sopirnya banting setir ke kiri. Sampai akhirnya menabrak dinding tanah pembatas jalan, kemudian bus terguling dengan kondisi body kanan menempel di aspal. Sementara penumpang seisi bus, sempat goncang dan luka-luka meski tak sampai ada yang tewas.(44)

Sumatera Ekspres, Jumat, 1 Mei 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s