Kemarau, Pertengahan Mei.
20 April 2009 Leave a comment
SMB II – Memasuki musim kemarau di pertengahan Mei mendatang, intensitas curah hujan di Sumsel menurun. Namun saat masih memasuki musim peralihan dari hujan ke kemarau. Sehingga cuaca selalu berubah-ubah, bahkan suhu temperatur hampir ekstrem.
Kepala Seksi (Kasi) Observasi dan Informasi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) SMB II Palembang, Agus Santoso, menerangkan, untuk wilayah Sumsel bagian timur diperkirakan akan lebih awal memasuki musim kemarau. Bila dibandingkan dengan wilayah sumsel bagian barat.
“Wilayah bagian timur lebih duluan memasuki musim kemarau. Sedangkan untuk wilayah Sumsel bagian barat, seperti Ogan Ilir (OI), Banyuasin, Palembang, diperkirakan memasuki musim kemarau pada pertengahan bulan Mei mendatang. Dengan intensitas hujan terus mengalami penurunan,” terangnya.
Menurutnya, memasuki musim kemarau mendatang, diperkirakan akan berjalan normal hingga pertengahan Oktober. Namun, intensitas curah hujan pada musim kemarau tetap ada. Tapi, curah hujan yang turun masih diatas normal, yakni 150 mm dengan rata-rata 350 mm.
“Intensitas curah hujan ekstrem terjadi kemarin, yakni 1 – 6 April. Dengan intensitas curah hujan mencapai 250 mm. Nah, untuk pertengahan Mei mendatang curah hujan mulai berkurang. Justru ada pada pertengahan bulan Mei mendatang, wilayah bagian timur lebih awal masuk musim kemarau,” ujarnya. (mg27)
Sumatera Ekspres, Senin, 20 April 2009.












Komentar: