Jembatan tak Terawat.
30 March 2009 Leave a comment
BATURAJA – Pascadiresmikan beberapa waktu lalu, kondisi Jembatan Ogan IV yang menjadi jalur alternatif Desa Tanjung Baru dengan Simpang Gudang Garam, kondisinya kini memprihatinkan. Jembatan yang dibangun dengan dana miliaran rupiah ini terkesan tak terawat.
Padahal Jembatan Ogan IV merupakan salah satu jembatan yang bisa dikatakan icon Kota Baturaja. Informasinya, kerangka Jembatan Ogan IV ini hanya ada di beberapa tempat di Indonesia. Hanya sayangnya, sejak selesai diresmikan beberapa waktu lalu, nasib Jembatan Ogan IV kini seolah terabaikan. Seluruh bagian tanaman yang sebelumnya sudah ditanam di sekitar lokasi jembatan tak terurus. Selain tak terlihat lagi bentuk tanaman hias di tiap pot, tumbuhan liar tumbuh memanjang secara bebas.
Parahnya, di bagian badan Jembatan Ogan IV kini dipenuhi ‘tato’. Ulah tangan usil yang menyemprotkan dan mewarnai jembatan dengan cat itu kini sudah merusak keindahan jembatan. “Dak tahu siapo yang nyemprot cat ke jembatan. Setahu aku lah lamo jugo coretan di sano,” kata Anwar, warga di Baturaja.
Terpisah, Kadis Kebersihan dan Keindahan OKU Drs Zandi Sholeh mengatakan, akan melihat kondisi taman di Jembatan Ogan IV. “Setelah ada anggaran kita akan tinjau tanaman apa yang cocok ditanam di sana,” katanya. (26/36)
Sumatera Ekspres, Senin, 30 Maret 2009.












Komentar: