PALEMBANG – Grup nasyid kenamaan asal Malaysia, Mawaddah, tampil dalam konser amal Maulidarasul, di Hotel Arya Duta, kemarin malam (26/3). Acara ini dalam rangka peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW digelar oleh Yayasan Global Ikhwan Indonesia.
Mawaddah tampil membawakan syair keislaman dengan apik yang dipadu dengan musik modern. Dalam pembukaan konser tersebut sempat di ilustrasikan bahwa kemajuan yang di buat manusia tak mampu merubah bencana dan masalah yang melanda.
Pembacaan sajak Islami, pertunjukan teatrikal yang menggambarkan symbol kebangkitan Islam tahap II dengan mengusahakan ketakwaan bagi umat menambah semarak acara.
Direktur Yayasan Global Ikhwan Indonesia, Gina Puspita Sari mengatakan, sebagai lembaga konsultan yang bergerak dibidang pendidikan, Yayasan Global Ikhwan diharapkan bisa melahirkan para insan yang bertakwa.
“Meskipun sederhana, kita berharap usaha seperti ini bisa melahirkan insan-insan yang bertakwa kepada Allah. Saat ini kita perlu orang-orang yang meneladani sifat-sifat Rasul,” kata Gina.
Rangkaian konser amal serupa juga digelar di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Wonosobo, dan Pekan Baru. Dalam kesempatan tersebut juga dipersembahkan nasyid, teater musikal islam, pameran audio visual dan pameran multi-produk.
Hadir sejumlah pengurus Yayasan Global Ikhwan International, Malaysia Anie Taher, Asisten I Bidang Kesra Pemprov Sumsel Toni Panggarbesi dan sejumlah undangan. Toni menyambut baik even tersebut. Menurut Toni dakwah melalui seni budaya Islam diharapkan bisa mengubah cara pandang masyarakat tentang Islam yang sering keliru diinterpensikan sejumlah kalangan.
“Dakwah itu bukan hanya lisan tapi juga dengan amal usaha. Mungkin ini akan menjadi tren di masa depan bahwa kegiatan keagamaan tak hanya dilakukan di masjid, tetapi juga dilakukan di hotel mewah.” (mg16)
Sumatera Ekspres, Jumat, 27 Maret 2009.













