Sulit Buat KTP-KK, Warga 5 Ulu Demo.
19 March 2009 Leave a comment
SU II – Ratusan warga dari RT 43/12, Kelurahan 5 Ulu Darat, berdemo ke Kantor Kecamatan Seberang Ulu (SU) II. Mereka memprotes, pembuatan KTP atau KK yang dianggap dipersulit karena lambatnya surat pengantar dari RT dan Lurah 5 Ulu.
Padahal, para pendemo ini berharap bisa segera mengantongi KTP atau KK agar bisa digunakan untuk berobat gratis yakni Jaminan Sosial Kesehatan (Jamsoskes). Karena kebanyakan warga 5 Ulu ini masih belum memiliki KTP-KK.
“Kami dipersulit RT untuk membuat surat pengantar pembuatan KTP, sehingga sampai sekarang tidak punya KTP. Bahkan kami diminta uang Rp60 ribu untuk membuat KTP dan KK, tentu kami keberatan karena biayanya sangat mahal,” ujar Yati (40), salah seorang pendemo.
Ketua Koordinator Demo Hadi Iskandar Aryadi mengatakan, warga 5 Ulu, banyak dari kalangan keluarga miskin. Sehingga, sangat membutuhkan KTP-KK. “Namun, dalam proses pembuatan KTP-KK, rupanya warga dipersulit, dengan lama proses pembuatan KTP-KK. Ini, diakibatkan, lamanya surat rekomendasi dari ketua RT dan Lurah 5 Ulu,” ujar Hadi.
Warga berharap agar pembuatan KTP sesuai ketentuan. “Pungli rasanya sudah membudaya. Untuk itu akan terus kita pantau. Kita minta prioritas karena selama ini telah dipersulit, apalagi sebagian ada yang ingin menggunakannya sebagai syarat berobat gratis,” tegas Hadi.
Sementara Sekcam SU I, Novran, mengakui adanya miskomunikasi antara warga dan RT 43. “Intinya ada permasalah di RT 43, untuk itu sudah kita serahkan permasalahannya ke Lurah 5 Ulu Darat. Saat ini Lurah 5 Ulu Darat sudah mengambil alih dan akan segera menyelesaikannya,” jelasnya. Ditambahkannya, RT setempat dapat diganti sesuai dengan kehendak masyarakat. (mg26)
Sumatera Ekspres, Kamis, 19 Maret 2009.












Komentar: