Terlilit Utang, Terjun Dari Ampera.

PALEMBANG Diduga tak sanggup lagi diburu utangnya yang sudah numpuk, seorang pria paruh baya nekat terjun dari atas Jembatan Ampera ke Sungai Musi. Beruntung meski sempat terseret arus sejauh 50 meter, pria tersebut berhasil diselamatkan oleh serang ketek bernama Parman. Oleh parman, pria yang nekat terjun bebas itu dievakuasinya kedermaga 16 Ilir Palembang.

Belakangan dari KTP-nya diketahui identitas pria itu bernama Bambang Sunarko (45) warga Jl Angkatan 66, RT 07/02, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang. Aksi nekat itu, berlangsung Selasa (17/2) sekitar pukul 10.30 WIB, dan memancing kehebohan dan kepanikan warga yang berada
di sekitar lokasi kejadian.

Informasi yang didapat, sebelumnya korban sempat berjalan dari arah Pasar 16 Ilir menaiki tangga Jembatan Ampera dan berjalan menuju arah Seberang Ulu. Masih di atas Jembatan Ampera dekat pangkal 7 Ulu, korban berhenti dan berdiri diam di pinggir jembatan. Bahkan dia sempat ditarik oleh seorang pedagang asongan, namun korban tetap nekat terjun ke Sungai Musi.

Usai terjun, terseret arus hingga diselamatkan serang ketek, korbang kemudian direbahkan di Dermaga 16 Ilir. Tak pelak warga berkerumun, lalu tindakan awalnya ditangan jajaran Satuan Polisi Pamongpraja dipimpin Dahril SY SSos. Kemudian baru datang jajaran Polsek IT I dipimpin Kapolseknya, AKP Kadarislam Kasim SH SIk. Korban yang terlihat lemas, lalu dibawa ke RS AK Gani, lalu dirujuk ke IRD RSMH Palembang. Tapi kemudian dirujuk lagi ke RS Dr Ernaldi Bahar, karena kondisi kejiwaannya labil. Korbang bambang, sempat berucap, dia sebelumnya menemui bos tempatnya bekerja di sebuah toko kecap, di kawasan Jl Sayangan. Dia berniat berhenti bekerja dan minta uang pesangon, yang rencananya dipakai buat bayar utang.

Tetapi, lantaran keinginannya ternyata ditolak sang bos, korban jadi lemas dan berjalan tanpa arah tujuan. Sampai di atas Jembatan Ampera, tiba-tiba dia terjun ke Sungai Musi. “Tapi, saya bukan bermaksud bunuh diri. Saya cuma berjalan, tiba-tiba kaki saya terpeleset dan akhirnya jatuh ke sungai,” akunya.

Diungkapkannya, telah lama dia terlilit utang di sebuah koperasi, yang hingga kini jumlahnya berkisar Rp5 juta. Karena tidak sanggup membayar, korban akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja, dengan harapan mendapat pesangon yang dapat menutupi utangnya. Diungkapnya, telah lama dia terlilit utang di sebuah koperasi, yang hingga kini jumlahnya berkisar Rp5 juta. Karena tidak sanggup membayar, korban akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja, dengan harapan mendapatkan pesangon yang dapat menutupi utangnya. “Saya tidak tahan lagi bekerja, karena selalu ditagih utang,” tutur Bambang.

Sementara itu, Kapolsek IT I AKP Kadarislam Kasim SH SIk mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga jika ada seseorang yang mencoba bunuh diri dengan cara terjun ke Sungai Musi dan berada di Pasar 16 Ilir. “Setelah kami ke lokasi, ternyata korban terjun di kawasan 7 Ulu,” tukasnya. Meskipun demikian, pihaknya tetap membawa korban ke RS AK Gani dan selanjutnya ke RS Dr Ernaldi Bahar, selagi menunggu keluarga yang menjemputnya. “Dugaannya, korban terjun akibat didera masalah yang berat karena terlilit utang,” tandas Kadarislam. (mg3)

Sumatera Ekspres Rabu, 18 Februari 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s