Sejarah Nusantara.

Nusantara Pada Periode Prasejarah

SECARA geologi, wilayah barat Indonesia muncul kira-kira sekitar kala Pleistosen terhubung dengan Asia Daratan. Wilayah ini mencakup pulau-pulau besar Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan ribuan pulau-pulau kecil lainnya. Batas daratan lama ini sekarang dikenal sebagai garis Wallace. Sementara itu, wilayah timur Indonesia yang mencakup Pulau Papua dan Kepulauan Aru sekarang, secara geografis terhubung dengan Benua Australia dan berumur lebih tua.

Makhluk mirip manusia yang menghuni wilayah ini yang diketahui adalah manusia Jawa, yang hidup sekitar 500.000 tahun lalu. Fosil-fosil Homo erectus ditemukan pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 di lembah sepanjang Bengawan Solo, seperti di Sangiran. Fosil Homo sapiens pertama ditemukan di dekat Mojokerto (Wajak), di tepian Sungai Brantas.

Pendatang berupa manusia modern yang keturunannya masih hidup pada masa kini masuk ke Nusantara paling cepat sekitar 100 ribu tahun yang lalu. Berdasarkan kemiripan peninggalan temuan gambaran-gambaran di gua, mereka diperkirakan merupakan pendahulu dari penghuni wilayah Melanesia dan Australia asli sekarang. Kebudayaan yang di dukung adalah Paleolitikum (batu tua).

Kepulauan Indonesia seperti yang ada saat ini terbentuk pada saat melelehnya es setelah berakhirnya Zaman Es.

Para cendikiawan India telah menulis tentang Dwi Pantara atau kerajaan Hindu Jawa Dwipa di Pulau Jawa dan Sumatera sekitar 200 SM. Kerajaan Taruma Negara menguasai wilayah Sunda tahun 400 sampai tahun 600 yang dilanjutkan dengan Kerajaan Sunda sampai abad ke-16. Pada tahun 425 agama Buddha telah mencapai wilayah tersebut.

Peninggalan Masa Prasejarah

Peninggalan masa prasejarah Nusantara diketahui dari berbagai temuan-temuan coretan/ lukisan di dinding gua atau ceruk di tebing-tebing serta penggalian-penggalian situs-situs purbakala. Beberapa lokasi penemuan sisa-sisa prasejarah Nusantara :

  • Situs Gua Putri, Baturaja, Sumatera Selatan
  • Lembah Sangiran, sekarang menjadi Taman Purbakala Sangiran
  • Situs Purbakala Wajak, Mojokerto
  • Liang Bua, Pulau Flores
  • Gua Leang-leang, Sulawesi
  • Situs Gua-gua Sangkuliran, Kutai Barat
  • Situs Pasemah di Lampung
  • Situs Cipari, Kuningan, Jawa Barat
  • Situs Goa Pawon, Bandung, Jawa Barat
  • Situs Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat
  • Situs Gilimanuk, Jembrana, Bali
  • Situs Gua-gua Biak, Papua (40.000-30.000 SM)
  • Situs Lukisan Tepi pantai di Raja Ampal, Papua Barat
  • Situs Tutari, Kabupaten Jaya Pura (periode Megalitikum)
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Nusantara_era_prasejarah

    Diperbaharui oleh Muhammad Ridwan (Iwan Lemabang), pada 8 Agustus 2009 19.55 WIB

    About Iwan Lemabang
    aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Connecting to %s