Pengertian Shaum/Puasa.

http://iwandj.files.wordpress.com/2008/11/bismilah2-1.gif

SHAUM menurut bahasa, berasal dari kata shama yang artinya menahan atau mengekang. Sedangkan menurut syariat, shaum berarti menahan diri dari hal-hal yang telah ditentukan yang dapat membatalkan ibadah shaum. Hal-hal yang telah ditentukan itu ialah makan, minum, dan melakukan hubungan suami/istri dari mulai terbit fajar sampai terbenam matahari. Dalam bahasa Indonesia, shaum biasa diterjemahkan dengan puasa.

Shaum juga berarti menahan diri dari segala hal yang diharamkan Allah SWT, baik dalam ucapan maupun perbuatan. Semua ini dilakukan agar kaum mukmin mampu menggapai tujuan akhir dari shaum yaitu taqwa, sebagaimana diisyaratkan pada akhir surah Al-Baqarah ayat 183. Berdasarkan penjelasan ini, setiap orang yang menginginkan dari shaumnya itu mencapai derajat ketaqwaan, hendaklah ia menahan diri dari :

1. Lisan yang berkata dusta, mengumpat atau mengadu domba. Lisan orang yang bershaum sebaiknya digunakan untuk berdzikir kepada Allah atau membaca Al-Qur’an.

2. Syahwat yang membawa pada perbuatan maksiat yang dapat melahirkan dosa dang menghanguskan pahala shaum. Sebaiknya, energi yang dimiliki dimanfaatkan secara maksimal dalam melaksanakan ketaatan dan beribadah kepada Allah SWT.

Hawa nafsu adalah energi yang mampu mendorong seseorang untuk bertindak. Shaum mengarahkan manusia untuk mampu mengelola hawa nafsu tersebut agar tidak tampil dalam bentuk tindakan yang destruktif, terutama yang dapat membatalkan shaum atau mengurangi keutamaannya. Hawa nafsu bisa dikelola dengan cara mengubahnya menjadi energi untuk melakukan berbagai amal ketaatan. Pengelolaan hawa nafsu ini, memang bukan pekerjaan mudah. Setiap kali manusia meleburkan diri dalam ibadah yang berat, maka meningkatlah derajatnya disisi Allah SWT. Dan shaum merupakan salah satu jalan yang berat dalam merintis ketaatan yang hakiki kepada Allah SWT.

Artikel Terkait :
> Selamat Datang Ya Ramadhan
> Hikmah Puasa

Baca Juga :
> Mukjizat Ilmiah Dalam Puasa 1
> Mukjizat Ilmiah Dalam Puasa 2
maqamatcinta.wordpress.com

Diperbaharui oleh Muhammad Ridwan pada 6 Agustus 2009 21.32 WIB

1 Tanggapan »

  1. ahmadmisbah berkata

    Jazakallah, semoga bermanfaat untuk banyak orang. Buat melengkapi, bagaimana kalau pembaca juga berkunjung ke http://maqamatcinta.wordpress.com/2009/02/14/mukjizat-ilmiah-dalam-puasa-1/

Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini · URI Lacak Balik

Tinggalkan sebuah Komentar

  • Arsip

  • Meta

  • Komentar Spam.

  • RSS LEMABANG 2009.

  • RSS IWAN LEMABANG 2008.

  • RSS IWAN LEMABANG 2008-2009.

  • RSS IWAN LEMABANG 2009.

  • SocialVibe


  • http://lemabang.files.wordpress.com/2009/07/4mb0d8i.png
    http://lemabang.files.wordpress.com/2009/07/logo40.png