Sumsel Darurat KDRT, Perceraian Meningkat


Dipicu Cemburu, “Tangan Bicara”

Sumsel Darurat KDRT, Perceraian Meningkat
Seorang ibu muda melaporkan kasus KDRT yang dialaminya ke Mapolresta Palembang belum lama ini

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Sumsel, khususnya Kota Palembang, cukup mengkhawatirkan. Himpitan ekonomi dan perselingkuhan menjadi penyebab utama meningkatnya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Perempuan dan anak masih menjadi objek utama KDRT, harapan perlindungan dan pemenuhan hak yang diinginkan masih jauh dari harapan. Kekerasan ini terjadi pada semua tingkat kehidupan dan status sosial, baik pelaku maupun korban. Sementara perempuan yang terjebak dalam KDRT ini, tidak jarang juga menjadi pelaku kekerasan terhadap anaknya sendiri.

Untuk diketahui, kekerasan dalam rumah tangga atau disingkat KDRT adalah kekerasan yang dilakukan di dalam sebuah rumah tangga baik oleh suami maupun istri. Menurut Pasal 1 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT), KDRT adalah adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis dan atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga.

Read more of this post

Sindikiat Pemalsu Dokumen Terbongkar karena SIM Palsu


Beda Material, Tak Mampu Meniru Hologram Asli

Sindikiat Pemalsu Dokumen Terbongkar karena SIM Palsu Jaringan pemalsu SIM, SKCK, KTP, dan beberapa dokumen penting lain dibongkar Satreskrim Polres Banyuasin. Tiga pelaku komplotan ini berhasil diciduk untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ketiga pelaku yang kini harus meringkuk di balik jeruji besi yakni Aan (28), warga Jalan Sabar, Desa Pematang Palas, Kecamatan Banyuasin I dan Amir Hamzah (25), warga Desa Cinta Manis, Kecamatan Banyuasin I. Seorang lagi, Muslim (38), warga Jalan Naskah, Km 7, Palembang.

Tiga pelaku yang terlibat dalam pemalsuan SIM ini mungkin tak pernah menyangka kecurangan mereka akan terbongkar. Perantara kasus ini bisa terbongkar adalah Juliansyah (29), warga Desa Cinta Manis, Kecamatan Banyuasin I.

Ia datang ke Mapolres Banyuasin untuk mengurus SIM miliknya yang hilang di wilayah Musi II, Palembang. Ternyata nomor SIM 850711184236 atas nama Juliansyah tidak ada. Polisi menduga SIM nonor itu palsu. Kecuriaan lain, nama pada fotocopy SIM yang diberikan Juliansyah masih ditandatangani AKBP Agus Setyawan. Padahal, Kapolres di tahun keluarnya SIM masih dijabat AKBP Ahmad Iksan SIk.

Read more of this post

Tarif Listrik Terus Naik, Pelayanan Tak Maksimal


PLN Nomor 1 Dikeluhan Pelanggan

Tarif Listrik Terus Naik, Pelayanan Tak Maksimal Kebijakan PLN menaikan tarif dasar listrik (TDL) tanpa pemberitahuan terlebih dahulu sangat disesalkan masyarakat. Pasalnya, kenaikan tidak diiringi dengan kualitas pelayanan yang memadai. Bahkan sering melakukan pemadaman sepihak.

Kondisi inilah yang membuat masyarakat selaku pelanggan kesal. Tak sedikit kecaman diarahkan kepada perusahaan pelat merah tersebut. Hal ini wajar, sebab listrik menjadi kebutuhan utama. Bahkan, bagian terpenting bagi pelaku usaha.

Rahman, warga Ariodillah I, mengungkapkan, jik akan menaikan TDL PLN harusnya mensosialisasikan dahulu kepada masyarakat. Jika banyak masyarakat yang bingung karena tiba-tiba membayar listrik mahal. “Ya kami bingunglah. Biasanya bayar Rp 400 ribu per bulan kok, jadi Rp 700 ribu. Padahal, beban pemakaian tidak ditambah,” ujarnya saat dibincangi koran ini, kemarin.
Menurutnya, hal itu sangat merugikan masyarakat. Apalagi pelayanan yang dirasakan sangat tidak sesuai dengan tarif yang dikenakan. Karena sering melakukan pemadaman secara sepihak. “Ini sangat merugikan sebab, listrik ini sumber utama. Bila listrik padam tidak hanya gelap, tetapi PDAM juga tidak mengalir.”

Pemadaman secara tiba-tiba pun sangat berpengaruh kepada barang elektronik rusak. Karena barang elektronik itu butuh energi yang stabil. “Lagi pula kalau sering padam laju amper juga lebih cepat. Karena jika dianalogikan ke kendaraan seperti motor yang pertama kali jalan dengan menggunakan gigi 1 tentu lebih boros dibanding gigi 4 di jalan datar,” ungkapnya.

Read more of this post

Pencuri Baterai BTS Terjebak


Pagar Ditutup, Dikepung Warga

Pencuri Baterai BTS Terjebak

BANYUASINKomplotan pencuria baterai menara BTS (base transceiver station) milik salah satu operator seluler terjebak setalah pintu pagar ditutup warga. Keenam pelaku panik, sempat lari tunggang langgang, tapi kemudian berhasil ditangkap warga dan jajaran Polsek Rambutan, Sabtu (13/12) sekitar pukul 16.30 WIB.

Keenam tersangka itu, Isprihadi (30), warga Jl Lunjuk Jaya, Ilir Barat (IB) I, Palembang; Erwin (29), warga Jl Terusan, Seberang Ulu (SU) I, Palembang; Agus Salim (25), warga Kelurahan 14 Ilir, Ilir Timur (IT) I, Palembang; Indra (27), warga Perum Al Hafiz, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin; Armi Warta (29), arga Jl Ki Merogan, Kertapati, Palembang; dan Lepriansyah (23), warga Kelurahan 2 Ulu, Palembang.

Read more of this post

Kunjungan McMahon Tim Advisor Frenz Foundation dan juga Legenda Liverpool


Terkesan GSJ, Janji Datangkan Klub Elite Eropa

Kunjungan McMahon Tim Advisor Frenz Foundation dan juga Legenda Liverpool

Sumsel akan menjadi tuan rumah International Frenz Cup (FIC). Turnamen yang akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), 3-14 Januari 2015 nanti akan diikuti klub elite Eropa seperti Liverpool U-18, Feyenoord U-18, dan Valencia U-18. McMahon selaku tim advisor Frenz Foundation, kemarin langsung berkunjung ke GSJ.

================================

Ardila Wahyuni – Palembang

================================

Kedatangan McMahon ke Palembang memang di luar dugaan. Saat tiba di bandara pukul 09.00 WIB, McMahon yang pernah membela Tottenham Hotspurs dan Manchester City di era 90-an ini langsung menuju GSJ, McMahon datang bersama sang adik John McMahon yang juga pelatih Liverpool Junior tampak santai. Pakaian yang dikenakannya terkesan casual dengan kaos warna biru tua dipadu dengan blue jeans warna yang sama.

Sebelum memasuki GSJ, McMahon sempat berkeliling Jakabaring bersama Sekretaris Asprov PSSI Sumsel, Augie Bunyamin, melihat fasilias oahraga selama 30 menit mulai dari lapangan sofball, venue menembak, venue aquatic, wisma atlet, venue atletik, dan venue tenis. Pria berkepala plontos tersebut sangat terkesan. “Semuanya tidak ada masalah dan stadion serta fasilitasnya first class dibandingkan negara lain,” ucap McMahon dengan aksen Inggris yang sangat kental kepada Koran Ini.

Read more of this post

%d bloggers like this: