Selamat Idul Fitri 1429 H.

http://iwandj.files.wordpress.com/2008/11/bismilah2-1.gif

Asalamu’alaikum.. Wr.. Wb..

Saya Muhammad Ridwan (iwandj) mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Minal aidin walfa’idzin, mohon maaf lahir dan batin.

Komentar (1)

Lantai Jembatan Ampera Retak

Diduga akibat Kuatnya Getaran

PALEMBANG Kondisi lantai Jembatan Ampera yang menghubungkan kawasan Seberang Ulu (SU) dan Seberang Ilir kota pempek ini memprihatinkan. Jembatan dengan lapisan aspal utama tersebut tampak mengalami keretakan dengan struktur memanjang pada sisi dan kanan jembatan arah ke SU.

Pantauan Sumatera Ekspres, keretakan terlihat sangat jelas. Khawatirnya jika dibiarkan berlarut-larut alias tak kunjung diperbaiki, jalu retak tersebut meluas. Bukan tidak mungkin dapat mengganggu stabilitas jembatan pampasan perang Jepang itu secara keseluruhan.

Kepala Satuan Kerja Pembangunan Jalan dan Jembatan Motropolitan Palembang, Ir H Aidil Fiqri MT mengaku sama sekali belum mengetahui kondisi retak pada lantai Jembatan Ampera tersebut. “Kalau secara kedinasan saya sama sekali belum terima laporan. Baru tahu dari Anda kalau itu retak. Yang pada malam ini (kemarin, red) saya bakal instruksikan petugas pembuat komitmen (PPK)-nya untuk mengecek keadaan sebenarnya,” tukas Aidil saat dikonfirmasi via ponsel kemarin (11/11).

Aidil sedikit memberikan analisis. Katanya, dari sudut pandang teknis, keretakan bisa diakibatkan beberapa kemungkinan. Utama lantaran kualitas aspal yang memang tidak sesuai dengan spesifikasi. “Kalau spesifikasi aspal yang tak sesuai itu jelas kita akan mintakan pertanggungjawaban kepada kontraktor pelaksana. Ini kan masih masa pemeliharaan,” imbuhnya.

Meski demikian, Aidil tak menampik bila keretakan semacam itu kerap terjadi. Penyebabnya jembatan yang dibangun tahun 1965 itu rawan terhadap getaran dan goyangan yang sering terjadi. “Kita akui selama ini sejumlah titik Ampera, sering retak. Itu karena getaran. Hanya, kemungkinan kalau itu terjadi pada bentangan di tengah justru karena bearing (perletakannya, red). Sama artinya harus segera diganti,” beber Aidil.

Khusus untuk pergantian bearing, tambah dia, sudah dianggarkan dalam APBN 2010. Hanya, perbaikan tidak bisa serta merta. Pasalnya, sejak awal berdiri hingga sekarang, bearing bentang tengah Ampera sama sekali belum pernah diganti. Apalagi, barangnya juga mesti terlebih dahulu dipesan dari Jepang. “Kendala yang kerap kita temui di lapangan biasanya masalah klise, ketiadaan dana. Makanya perbaikan juga dilakukan secara tambal sulam, tidak secara keseluruhan. Kalau ada yang retak aspalnya paling hanya dikupas sebagian kemudian ditutup lagi dengan aspal. Begitu selanjutnya,” bebernya lagi. (22)

Sumatera Ekspres, Kamis, 12 November 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

Stok Aman Jelang Idul Adha.

PALEMBANG Dua minggu menjelang Idul Adha 1430 H stok kebutuhan pokok cukup, bahkan sampai akhir tahun tidak ada masalah. Sementara beberapa bahan pokok sedikit mengalami penurunan seperti gula yang kini berkisar Rp 9.000. Daging ayam yang sebelumnya mencapai Rp 22.000 per kg menjadi Rp 20.000 kg.

Kepala bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Disperindag, Koperasi dan UKM Kota Palembang, Yustianus SE, mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya permintaan kebutuhan pokok menjelang Lebaran Idul Adha tidak terlalu tinggi antara 5-10 persen. Namun, pihaknya tetap menjaga agar stok dan harga tetap terjaga. “Disperindag bersama dinas terkait akan melakukan sidak ke pasar mendekati Hari Raya Idul Adha nanti,” jelas Yustianus.

Kebutuhan beberapa bahan pokok dalam Kota Palembang setiap bulannya mengalami kenaikan meski tidak terlalu tinggi. Kebutuhan beras setiap bulannya sebanyak 15 ribu ton, minyak goreng 1.000 ton sedangkan gula pasir berada di kisaran antara 2.000 sampai dengan 3.000 kg per bulannya.

Sriwijaya Post – 10 November 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

40 Ribu Pelanggan Byar Pet.

TURUN TANGAN: Pemadaman listrik total di Kota Palembang kemarin menyebabkan traffic light (lampu merah) padam. Polisi lalu lintas terpaksa harus berjaga lebih ekstra di persimpangan yang menjadi titik rawan macet, seperti di bawah fly over ini.
http://lemabang.files.wordpress.com/2009/11/2007.jgp
Foto : Kris Samiaji/Sumeks

Wako : PLN Memalukan !

PALEMBANG Seluruh pelanggan PLN di kota pempek ini berjumlah sekitar 40 ribuan, kemarin (9/11) merasakan listrik byar pet, kadang mati dan kadang hidup. Penyebabnya, SUTT (saluran udara tegangan tinggi) 150 kilovolt (kV) antara Prabumulih ke simpang tiga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tertimpa pohon yang tumbang akibat hujan deras.

Tak hanya pelanggan rumah tangga, tapi juga perkantoran, pusat perbelanjaan dan gedung pemerintahan padam total. Bahkan, byar pet listrik mulai pukul 14.25 WIB itu, membuat Wali Kota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT yang hadir pada acara seminar transportasi di DPRD Kota Palembang, geram.

Ia langsung menghubungi GM PLN wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu (S2JB), Amir Rosyidin. Wako Eddy minta aliran listrik ke Pemkot Palembang dihidupkan. “Kita kedatangan tamu dari luar, malu kita. Tolong pak Amir bagaimana carany?” ujar Wako di telepon. Karena lama tak kunjung hidup, Wako sempat meminta stafnya merelokasi tempat seminar ke Hotel Swarna Dwipa.

Sekitar satu jam kemudian, listrik kembali menyala dan relokasi tempat seminar batal dilakukan. Namun, kedongkolan masih saja menyisa. “PLN ini sudah keterlaluan. Harusnya merasa malu lah. Masak perusahaan sebesar itu tidak bisa melayani masyarakat dengan baik,” cetus Eddy.

Ia heran mengapa PLN tidak bisa membangun powerlen secara cepat untuk mengatasi kendala yang ada selama ini. Menurutnya, semua kendala terjadi karena birokrasi PLN terlalu rumit. “Pemkot sendiri sebenarnya telah mempersiapkan genset, tapi kecil tidb tertarik. Malu kita ada tamu dari luar negeri, Wali Kota Bogota. PLN buat malu, memalukan,” ucapnya.

Kepala PLN Cabang Palembang Ir Rahimuddin meminta maaf kepada seluruh pelanggan PLN atas pemadaman total yang dialami pelanggan PLN di Palembang. Ia mengakui suplai aliran listrik ke Kota Palembang terhambat sejak pukul 14.25 WIB. Setelah dilakukan penelusuran oleh UUP dan UPT, Tambah dia, ternyata ada pohon yang menimpa kabel SUTT 150 kV antara Prabumulih dan simpang tiga OKI. Untuk menormalkan aliran listrik, diperlukan pengaturan kembali.

Menurut Amir, pemulihan secara bertahap sudah dilakukan. Termasuk mengatasi gangguan di titik yang bermasalah. Hingga pukul 19.00 WIB tadi malam, jaringan listrik sudah 90 persen normal. “Kita belum tahu berapa lama pemulihan akan selesai karena ini merupakan gangguan alam. Tim kita juga masih mencari di mana lagi jaringan distribusi yang tertimpa pohon,” ujarnya.

Saat ini, PLN berupaya mengoptimalan pembangkit yang ada. Mulai dari pembangkit Sungai Juaro, Kramasan, Borang, PLTMG Musi dan lainnya untuk mengcover wilayah masing-masing. “Defisit akibat pemadaman yang terjadi sekitar 5-10 MW.”

Dikatakan, PLN Cabang Kota Palembang juga melakukan one day service bagi pelanggan yang ingin menambah daya sampai 6.600. Pelaksanaan tersebut dikhususkan pelanggan dalam kota. “Kita lakukan ini karena ini transparansi antara pelanggan dan PLN dan tidak ada unsur percaloan,” kata Rahimuddin lagi.

Syarat yang diperlukan, pelanggan cukup datang sendiri ke PLN dengan membawa rekening listrik terakhir. Penambahan daya bisa dilaksanakan jika trafo yang ada pada tiap daerah memenuhi daya yang ada alias tidak overload. “Namun hanya pada level tarif yang sama. Misalnya R1 dengan daya antara 450-2.200 watt, lalu pada R2 2.200-4.400 watt. Apabila lewat bukan pada level tarif yang sama. Nanti juga dijelaskan apa hak dan kewajiban pelanggan. Satu hari selesai dalam penambahan daya tersebut,” pungkasnya. (mg44/mg29)

Sumatera Ekspres, Selasa, 10 November 2009.

Komentar (1)

Puluhan Pot Bunga Tidak Terurus.

YOS SUDARSO Akibat tanaman yang banyak mati, puluhan pot kembang yang ada di sepanjang Jl Yos Sudarso hingga ke Jl RE Martadinata tampak tidak terurus dan terbangkalai. Selain itu, keberadaan pot bunga ini sendiri dijadikan tempat sebagian pedagang untuk membuang sampah.

“Memang ada beberapa pot kembang yang berada di Jl RE Martadinata tidak terpakai karena banyak kembang yang ditanam dalam pot tersebut layu dan sebagian lagi sudah mati,” ujar Agustian Khatmir, lurah 2 Ilir, saat ditemui usai penertiban pedagang yang ada di Pasar Lemabang kemarin.

Karena itu, agar pot tersebut tidak terbangkalai begitu saja pihak kelurahan akan kembali melakukan penanaman. “Penanaman pohon ini sendiri akan dilakukan bekerja sama dengan pemilik usaha di sekitar pohon tersebut berada,” tukasnya.

Terlebih lagi, bila semua pihak ikut ambil bagian dalam melakukan penanaman pohon dan merawat pohon yang ada, maka ke depan tidak ada lagi pot kembang yang tidak terurus dan terkesan terbangkalai. “Kalau cuma ditanam tanpa diurus, ini akan sia-sia, jadi selain melakukan penanaman, kita juga meminta mereka untuk merawat tanaman yang masih ada saat ini,” jelasnya.

Sementara itu, Aipin Rivai, lurah 3 Ilir menjelaskan pot-pot tersebut sudah lama tidak ditanami pohon ataupun kembang. Kalaupun ada, sebagian pohon dan kembang yang ditanam tersebut kondisinya sudah mati. “Ini sangat disayangkan, seharusnya pohon tersebut sebagai penyejuk pandangan, keberadaan pohon dan tanaman tersebut juga dapat menjadi solusi dalam mengurangi dampak daripada pemanasan global yang terjadi saat ini,” tukasnya. (mg23)

Sumatera Ekspres, Kamis, 5 November 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

Tiga Aspek Tonggak Sejarah Sumpah Pemuda.

SUDIRMAN Tiga aspek pokok memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai salah satu tonggak utama sejarah nasional. Pemuda dituntuk berani memperkokoh pilar persatuan dan kesatuan bangsa. Serta memiliki visi kebangsaan dan mampu membebaskan diri dari penindasan.

Memperingati Hari Sumpah Pemuda merupakan wujud penghormatan dan penghargaan terhadap pendahulu dan semua pahlawan kusuma bangsa. Khususnya para penggagas dan deklarator, dimana nilai strategis Sumpah Pemuda sebagai salah satu tonggak utama sejarah nasional,” kata Pangdam II/Swj Mayor Jendral TNI Mochammad Sochib SE MBA selaku inspektur upacara di Lapangan Apel Makodam II/Swj.

Wujud memperkokoh nilai-nilai Sumpah Pemuda sebagai tonggak utama sejarah terletak dalam tiga aspek. Pertama, pemuda harus memiliki kesadaran, semangat tinggi dalam menyangga persatuan dan kesatuan.
Kedua, adanya visi kebangsaan pemuda yang tajam, cerdas untuk bersatu terbebas dari segala penindasan dan penjajahan lain.

Aspek yang terakhir, sambung Pangdam, diawali deklarasi Sumpah Pemuda, bangsa ini sudah mulai bangkit. Dalam menegakkam persatuan dan kesatuan, dengan semangat kebangsaan. Agar mampu membebaskan diri dari penindasan serta membangkitkan solidaritas perjuangan nasional.

“Hari bersejarah seperti ini senantiasa dijadikan momentum untuk melakukan refleksi historis. Agar senantiasa melakukan instrospeksi serta memetik pelajaran dan hikmah, dari setiap episode perjuangan nasional bangsa Indonesia,” jelas Pangdam di hadapan seluruh peserta upacara, kemarin (28/10). (mg27)

Sumatera Ekspres, Kamis, 29 Oktober 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar

Tulisan yang Lebih Tua »
  • Arsip

  • Meta

  • Komentar Spam.

  • RSS LEMABANG 2009.

  • RSS IWAN LEMABANG 2008.

  • RSS IWAN LEMABANG 2008-2009.

  • RSS IWAN LEMABANG 2009.

  • SocialVibe


  • http://lemabang.files.wordpress.com/2009/07/4mb0d8i.png
    http://lemabang.files.wordpress.com/2009/07/logo40.png